ANGGITA, ARDHANA WAHYU (2024) PERAN KEPOLISIAN DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR (Laporan Kepolisian Nomor: LP/B/194/III/2020/Jateng/Res.Pati/Sek.TBr). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000055_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000055_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Sekarang ini pelaku kejahatan pencurian khususnya pencurian kendaraan
bermotor semakin meningkat, karena pemberian sanksi yang diberikan kepada
pelaku pencurian kendaraan bermotor dinilai kurang berat, sehingga banyak
pelaku yang sudah bebas mengulangi kembali perbuatan tersebut. Tujuan
penelitian tersebut untuk mengetahui peran serta tanggung jawab Kepolisian
dalam menegakkan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana pencurian
kendaraan bermotor serta untuk mengetahui kendala dan solusi pihak Kepolisian
dalam menegakkan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana pencurian
kendaraan bermotor.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. yaitu suatu
penelitian dimana penelitian tersebut menekankan pada ilmu hukum serta
penelitian lapangan, tetapi disamping itu juga mengaitkan kaidah-kaidah hukum
yang berlaku di dalam masyarakat. Spesifikasi penelitian hukum yang akan
digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang
bertujuan untuk memperoleh gambaran (deskripsi), lengkap tentang keadaan
hukum yang berlaku di tempat tertentu.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yaitu Peran Serta
Tanggung Jawab Kepolisian Dalam Menegakkan Hukum Pidana Terhadap Pelaku
Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor, yaitu dengan cara melakukan
tugas dari kepolisian itu sendiri yaitu dengan melakukan proses penyidikan.
Kendala dan solusi pihak kepolisian dalam menegakkan hukum pidana terhadap
pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yaitu alat bukti yang belum
mencukupi, Objek barang bukti pencurian yang belum ditemukan, serta tersangka
tidak ada di tempat, melarikan diri, tidak memiliki tempat tinggal yang tetap atau
identitasnya yang tidak jelas. Untuk mengatasi problematika yang terjadi
kepolisian kabupaten pati melakukan penyidikan lebih lanjut dan lebih teliti lagi
untuk mencarinya, bisa dengan cara membagi kelompok agar kerjanya lebih
efektif dan efisien serta bekerja sama dengan kepolisian wilayah dimana tersangka
berada untuk menangkap dan memeriksa tersangka.
Kata Kunci : Peran Kepolisian, Pencurian, Tindak Pidana.
Dosen Pembimbing: | Sugiharto, Sugiharto | nidn0602066103 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 05 Aug 2024 02:12 |
Last Modified: | 05 Aug 2024 02:12 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |