HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING PADA REMAJA DI SMP NEGERI 20 SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Kebidanan_32102200025_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar belakang : Angka tingkat cyberbullying di Indonesia cukup tinggi, mencapai 45%. Perilaku cyberbullying dapat mengganggu kesehatan mental dan kepercayaan diri korban yang kehilangan kepercayaan diri. Aktif dan berkembangnya fungsi organ reproduksi adalah salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan remaja. Remaja menjadi sangat ingin tahu tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi perilaku mereka di media sosial sebagai hasil dari proses ini.
Tujuan : untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku cyberbullying pada remaja.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu Quota Sampling sebanyak 85 siswa/i. Analisa data menggunakan uji Spearman.
Hasil : 67,1% responden dalam penelitian ini berperilaku cyberbullying dan 62,4% masuk dalam kategori tinggi dalam menggunakan media sosial. Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dan cyberbullying pada remaja dengan nilai p 0,037 (p <0,05).
Saran : Diharapkan remaja lebih dapat mengendalikan diri, terutama ketika berinteraksi dengan teman atau orang lain. Mereka juga harus lebih cerdas dalam menggunakan media sosial dan menghindari cyberbullying.
Kata kunci : Remaja; Media Sosial; Cyberbullying
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
