RE-ENGINEERING PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PUSKESMAS SRAGEN
Berkas Tugas Akhir
Teknik Sipil_30202200257_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Konsep Re-engineering dapat menjadi salah satu solusi yang efisien dan efektif
dalam mempercepat kemajuan proyek. Dalam penelitian kali ini studi reengineering
di lakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Sragen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pekerjaan yang layak dilakukan reengineering,
memperoleh
metode
kerja
alternatif
yang
paling
efisien
dan
efektif,
serta
mengetahui besaran nilai efisiensi biaya dan efektivitas waktu dari metode
kerja alternatif yang dipilih.
Dengan melibatkan data primer seperti observasi lapangan dan analisis metode
eksisting, sertaadata sekunderrberupa Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kurva
rencana pelaksanaan. Metode penelitian ini melalui 4 tahapan yaitu tahap informasi,
tahap kreatif, tahap, analisis, dan tahap rekomendasi
Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan struktur terutama pada pekerjaan
kolom, balok,ddan plat lantai, sebagai item pekerjaan yang layak untuk dilakukan
re-engineering, khususnya pada pekerjaan bekisting dan beton. Metode alternatif
untuk pekerjaan bekisting mencakup bekisting konvensional, bekisting semi sistem,
dan bekisting sistem. Sementara itu, metode pengecoran dapat melibatkan beton
standart, beton dengan campuran Sika Viscocrete-3115 N, dan beton dengan
campuran Bestmittel. Pada penelitian ini memilih metode pekerjaan bekisting
sistem dan metode pengecoran beton dengan campuran Bestmittel, memberikan
efektivitas waktu sebesar 38 hari, dengan efisiensi biaya senilai Rp 157.734.807,74
atau setara dengan 3,54% dari total biaya proyek.
Kata Kunci : Re-engineering, Struktur, Beton, Bekisting, Efektif, Efisien
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
