HUBUNGAN POLA ASUH OTORITER DENGAN KEMATANGAN EMOSI PADA SISWA DI SMA N 13 SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702000079_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan pola asuh otoriter dengan kematangan emosi pada siswa SMA N 13 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 232 responden. Penelitian ini menggunakan Cluster random sampling untuk teknik pengambil sampel. Alat ukur yang digunakan adalah skala pola asuh otoriter yang terdiri dari 25 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,738 dan skala kematangan emosi yang terdiri dari 30 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,742. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan hasil koefisien korelasi (rxy) = -0,293 dengan signifikansi 0,000 ( P < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kematangan emosi pada remaja yang berarti hipotesis yang diajukan diterima. Artinya semakin tinggi pola asuh otoriter yang diberikan maka semakin rendah kematangan emosi yang dimiliki remaja, sebaliknya jika pola asuh otoriter yang diberikan rendah, maka kematangan emosi yang dimiliki remaja semakin tinggi. Sumbangan efektif pola asuh otoriter terhadap kematangan emosi sebesar 8,6% sehingga ada 91,4% kematangan emosi dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Kata Kunci : Pola Asuh Otoriter, Kematangan Emosi, Remaja
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
