KAJIAN SISTEM KENDALI POMPA AIR DENGAN METODE LOGIKA FUZZY SEBAGAI UPAYA MEMAKSIMALKAN PENGENDALIAN BANJIR KAWASAN PELINDO III KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Magister Teknik Elektro_20602000008_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Banjir merupakan kejadian alam yang sering kali terjadi karena dampak rusaknya lingkungan dan ekosistem di daerah dataran rendah / sekitar kawasan pantai, sungai ataupun pelabuhan. Kota Semarang bagian utara memiliki beberapa daerah yang rawan terhadap rob, karena rata-rata ketinggian muka air tanahnya tidak berbeda jauh dengan permukaan air laut. Sehingga butuh upaya mengatasi banjir/rob dengan metode yang tepat. Pemerintah telah berupaya menyiapkan berbagai cara, salah satunya pembuatan polder dan rumah pompa yang diharapkan mampu mengguranggi jumlah banjir yang terjadi di PELINDO III kota Semarang. Akan tetapi kondisi dilapangan, jika terjadi hujan lebat dan kenaikan rob, air masih dapat meluber dijalan. Hal ini dikarenakan pemantauan ketinggian muka air tidak dapat dipantau secara baik. Selain itu, ketika kondisi diatas terjadi, pompa tidak bisa langsung beroperasi, butuh waktu untuk menghidupkan pompa tersebut, sehingga air terlanjur meluap. Penelitian ini mendapatkan sistem yang mampu mengendalikan pompa untuk menentukan waktu yang tepat menyedot air. Paramater kendali pompa air dengan metode fuzzy sugeno ini adalah debit air, curah hujan dan rob. Hasil pengujian diperoleh waktu pompa menyala 141,6 detik untuk menyedot air pada kolam hingga mencapai kondisi ketinggain normal. Pengujian selanjutnya 176,9 detik, dan pengujian terakhir pompa menyala 154,7 detik. Hasil pengujian secara keseluruhan dibutuhkan waktu rata-rata 157,73 detik.
Kata kunci : Logika Fuzzy, Pompa Air dan Banjir
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
