Roikhah, Zahroh Dzakiyyur (2024) PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (Studi Pelaksanaan Pendaftaran Tanah di Desa Klunjukan Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000398_fullpdf.pdf]
Preview
Text
Ilmu Hukum_30302000398_fullpdf.pdf

| Preview Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000398_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000398_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (294kB)

Abstract

Pendaftaran tanah memiliki tujuan untuk memberikan kepastian hukum dan
perlindungan hukum kepada pemegang hak atas tanah. Akan tetapi, banyak masyarakat
Desa Klunjukan yang belum mendaftarkan tanahnya dengan alasan pendaftaran tanah
mengeluarkan biaya mahal. Oleh sebab itu, Desa Klunjukan ditetapkan sebagai lokasi
untuk diselenggarakan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap karena proses yang
cepat dan biaya terjangkau. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui urgensi,
proses, dan kendala pada pelaksanaan PTSL di Desa Klunjukan.
Penulisan ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan melakukan
wawancara secara langsung kepada pihak yang terkait. Spesifikasi penelitian yang
digunakan adalah deskriptif analisis. Sumber data primer diambil melalui wawancara
penulis dengan BPN sebagai penyelenggara PTSL dan pemerintah desa sebagai panitia
pelaksana PTSL. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari buku, jurnal, undangundang,
dan
lain-lain
yang
berkaitan
dengan
pendaftaran
tanah.

Berdasarkan
hasil
penelitian,
urgensi
pelaksanaan
PTSL
di
Desa
Klunjukan
memang

dibutuhkan

karena menurut data di lapangan banyak objek bidang tanah yang belum
terdaftar. Hal tersebut merupakan keadaan yang dianggap penting sehingga memerlukan
perhatian segera. Dampaknya yaitu telah meningkatkan jumlah objek tanah yang telah
terdaftar. Proses pelaksanaan PTSL di Desa Klunjukan sudah sesuai dengan aturan yang
berlaku. Meskipun demikian, selama pelaksanaan PTSL terdapat kendala yaitu masih ada
beberapa tanah yang bersengketa, batas tanah yang tidak sesuai, ahli waris berada di luar
daerah pelaksanaan PTSL, tanah tak bertuan serta biaya tambahan diluar biaya yang telah
ditetapkan BPN. Oleh karena itu, sangat diperlukan komunikasi dan kerja sama yang baik
antara pemerintah desa, panitia penyelenggara, maupun sesama warga desa agar tidak
terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan konflik.
Kata Kunci: Pendaftaran Tanah, PTSL, Proses Pelaksanaan PTSL

Dosen Pembimbing: Winanto, Winanto | nidn0618056502
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 17 May 2024 09:46
Last Modified: 17 May 2024 09:46
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33813

Actions (login required)

View Item View Item