HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN FISIK DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN TUBERCULOSIS PARU
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis dikaitkan dengan dua faktor risiko: faktor demografi (usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan) dan faktor lingkungan rumah (ventilasi ruangan, kepadatan penduduk, intensitas cahaya, jenis tanah, kelembaban, suhu rumah). Terkait Tuberkulosis berhubungan erat dengan kebersihan rumah tangga. Kebersihan lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap keberadaan mikobakteri tuberkulosis. Di Indonesia kasus tb paru masih cukup banyak sekitaran 845.000 kasus tujuan ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan lingkungan fisik dengan pencegahan Tuberculosis di RSI Sultan Agung Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan cross sectional subjek penelitian terdiri dari 120 responden penderita TB paru Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, data yang terkumpul di analisis dengan uji univariat menggunakan distribusi frekuensi, uji bivariat menggunakan uji sommer’s, pengambilan data dengan menggunakan kuesiner dengan kuesiner pengetahuan tuberculosis, kuesioner lingkungan fisik rumah dan kuesioner perilaku pencegahan tuberculosis.
Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan nilai p-value 0,005 (α 0,05). dan tidak terdapat hubungan antara lingkungan fisik dengan perilaku pencegahan nilai p-value 0,110 (α 0,05)
Simpulan: adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan tuberculosis paru nilai p-value 0,005 (α 0,05) dan tidak adanya hubungan antara lingkungan fisik dengan perilaku pencegahan tuberculosis paru nilai p-value 0,110 (α 0,05)
Kata kunci: pengetahuan, lingkungan fisik, perilaku pencegahan, tuberculosis
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
