PUJIONO, BOWO (2024) ANALISIS PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE PADA TAHAP PENYIDIKAN DALAM PENYELESAIAN PERKARA PENGEROYOKAN (STUDI KASUS DI POLSEK BANDAR). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Preview |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200009_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200009_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini tentang “Analisis Penerapan Restorative Justice Pada Tahap
Penyidikan Dalam Penyelesaian Perkara Pengeroyokan (Studi Kasus di Polsek
Bandar)” bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan restorative
justice pada tahap penyidikan dalam penyelesaian perkara pengeroyokan di
Polsek Bandar, hambatan serta solusinya.
Metode pendekatan yang digunakan yakni yuridis sosiologis.
Pengumpulan data melalui wawancara, studi kepustakaan dan studi
dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif.
Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan restorative justice pada tahap
penyidikan dalam penyelesaian perkara pengeroyokan di Polsek Bandar
berpedoman pada Surat Kapolri No Pol: B/3022/XII/2009/SDEOPS tanggal 14
Desember 2009 tentang Penanganan Kasus Melalui Alternatif Dispute
Resolution (ADR), Perkapolri Nomor 7 Tahun 2008 Tentang Pedoman Dasar
Strategi dan Implementasi Pemolisian Masyarakat dalam Penyelenggaraan
Tugas Polri, Surat Edaran Kapolri Nomor : SE / 08 / VII /2018 tanggal 27 Juli
2018 Tentang Penerapan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) dalam
Penyelesaian Perkara Pidana dan Perkapolri Nomor 6 Tahun 2019 Tentang
Penyidikan Tindak Pidana. Penerapan restorative justice dalam perkara
pengeroyokan untuk mendapatkan penyelesaian yang adil para pihak secara
kekeluargaan yang berujung pada penyelesaian perkara pidana di luar
pengadilan dengan tujuan agar tercipta rasa keadilan dan kemanusiaan,
mengedepankan kepentingan korban dan pelaku guna tercapai kesepakatan
secara bersama-sama mencari penyelesaian terhadap tindak pidana tersebut dan
implikasinya dengan menekankan pada pemulihan bukan pada pembalasan.
Hambatan yang dihadapi penyidik Polsek Bandar dalam penerapan restorative
justice pada tahap penyidikan dalam penyelesaian perkara pengeroyokan antara
lain keterbatasan sumber daya personil baik dari segi jumlah maupun kualitas,
korban tidak mau berdamai, rendahnya pemahaman masyarakat tentang
restorative justice, memburuknya citra Polri di tengah kehidupan masyarakat.
Solusinya meningkatkan profesionalisme dan pemahaman penyidik tentang
restorative justice dan koordinasi dengan Polres, menyelesaian perkara melalui
pengadilan, memberi pemahaman tentang restorative justice pada masyarakat
dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat.
Kata Kunci : Keadilan Restoratif, Penyidikan, Pengeroyokan
Dosen Pembimbing: | Suwondo, Denny | nidn0617106301 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 16 May 2024 03:02 |
Last Modified: | 16 May 2024 03:02 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |