WIJAYA, RINI KOMALA (2024) REKONSTRUKSI REGULASI EKSEKUSI PIDANA MATI YANG BERBASIS NILAI KEADILAN PANCASILA. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Preview |
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100241_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100241_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Dalam regulasi eksekusi pidana mati tidak diatur secara pasti eksekusi pidana mati sejak
putusan berkekuatan hukum tetap, sehingga pelaksanaan eksekusi mati di Indonesia tidak
memberi kepastian hukum. Bahkan akibat ketidakpastian eksekusi mati, terpidana mati yang
ditempatkan di lembaga pemasyarkatan , seolah-olah mendapatkan pidana ganda, selain
pidana mati juga merasakan pidana penjara bertahun-tahun lamanya.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis regulasi eksekusi pidana mati yang belum
berbasis nilai keadilan Pancasila, menganalisis kelemahan-kelemahan eksekusi pidana mati
saat ini, dan menemukan regulasi eksekusi pidana mati yang berbasis nilai keadilan Pancasila.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian sosio legal, dengan menggunakan
paradigma constructivism. Metode pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah social
legal research, pendekatan konsep dan pendekatan komparasi. Penelitian ini menggunakan
jenis data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul dilakukan analisis secara kualitatif. Teori hukum
yang digunakan sebagai pisau analisis yaitu grand theory yaitu Keadilan Pancasila, middle
theory digunakan Teori Pemidanaan dan Teori Sistem Hukum, dan Applied Theory digunakan
Teori Kebijakan Pidana dan Teori Hukum Progresif.
Hasil penelitian menemukan bahwa : Regulasi eksekusi pidana mati di Indonesia yang
belum berbasis nilai keadilan Pancasila, yaitu : a) Ketidakpastian dalam Mengajukan
Peninjauan Kembali dalam KUHAP dan Putusan MK Nomor 34/PUU-XI/2013, b) Tidak
Jelasnya Status Terpidana Mati dalam Lapas Mengakibatkan Terpidana Mati Mendapatkan
Pidana Ganda, dan c) Ketidakpastian Eksekusi Mati karena Ketidakpastian Terpidana
Mati Mengajukan Grasi dalam UU Grasi. Kelemahan Substansi Hukum Regulasi Eksekusi
Pidana Mati, meliputi : a) Tidak Ada Kepastian Hukum Terpidana Mati Mengajukan,
b) Peninjauan Kembali, c) Tidak Jelasnya Status Terpidana Mati yang Ditempatkan di Lapas,
d) Terpidana Mati mendapatkan Pidana Ganda, e) Tidak Ada Kepastian Hukum Terpidana
Mati Mengajukan Grasi, dan f) Singkatnya Jangka Waktu antara Pemberitahuan Eksekusi
Mati dengan Pelaksanaan Eksekusi Mati. Kelemahan Struktur Hukum Eksekusi Pidana Mati,
yaitu meliputi a) Terpidana Mati Menjalani Peradilan yang Tidak Adil, b) Terpidana Mati
Ditempatkan dalam Lapas yang Kelebihan Kapasitas, c) Disparitas Masa Tunggu dan
Dikskriminatif Praktik Pidana Mati, d) Ketidakhati-hatian Penegak Hukum dalam Memeriksa
Perkara Pidana yang Diancam Pidana Mati, e) Eksekusi Mati yang Tidak Sesuai Regulasi, dan
f) Besarnya Biaya Eksekusi Pidana Mati. Sedangkan kelemahan Kultur Hukum Eksekusi
Pidana Mati, meliputi : a) Penyiksaan terhadap Terpidana Mati dan b) Kondisi Lapas yang
Tidak Memadai, Memperparah Kondisi Fisik dan Psikis Terpidana Mati. Rekonstruksi nilai
keadilan Pancasila yang meliputi pencerminan “kemanusian yang adil dan beradab” dan
“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”dalam regulasi eksekusi pidana mati, dan
merekonstruksi sejumlah regulasi eksekusi pidana mati agar berbasis nilai keadilan Pancasila,
yaitu dalam revisi UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dan UU Nomor 22
Tahun 2002 jo UU Nomor 5 Tahun 2010 tentang Grasi.
Kata Kunci : Rekonstruksi, Eksekusi, Pidana Mati
Dosen Pembimbing: | Wahyuningsih, Sri Endah and Hafidz, Jawade | nidn0628046401, nidn0620046701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 29 Apr 2024 02:10 |
Last Modified: | 29 Apr 2024 02:10 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |