LINANDA, LINANDA (2024) REKONSTRUKSI REGULASI ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Preview |
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100203_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100203_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan regulasi Electronic
Traffic Law Enforcement (ETLE) belum bernilai keadilan. Untuk menganalisis dan
menemukan kelemahan-kelemahan regulasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)
saat ini. Dan untuk menemukan rekonstruksi regulasi Electronic Traffic Law Enforcement
(ETLE) yang berbasis nilai keadilan.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum socio-legal research dengan
menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), dan pendekatan
perbandingan hukum negara lain (comparative approach).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi Electronic Traffic Law Enforcement
(ETLE) di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan untuk sepenuhnya mewujudkan
nilai keadilan karena beberapa alasan. Pertama, terdapat kebutuhan untuk standarisasi dan
integrasi teknologi ETLE yang seragam di seluruh wilayah Indonesia untuk menghindari
ketidakadilan dalam penegakan hukum antar daerah. Kedua, edukasi masyarakat tentang
sistem ETLE dan hukum lalu lintas secara umum masih perlu ditingkatkan. Ketiga, proses
penindakan dan mekanisme banding perlu lebih transparan dan dapat diakses oleh semua
pengendara. Terakhir, kurangnya publikasi data terkait penindakan ETLE. Kelemahankelemahan
dalam regulasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) saat ini di
Indonesia mencakup beberapa aspek kritis. Pertama, masih adanya ketidakkonsistenan
dalam standar dan aplikasi teknologi ETLE antar wilayah. Kedua, kurangnya inisiatif
edukasi masyarakat yang efektif dan menyeluruh. Ketiga, transparansi proses penindakan
sering kali belum optimal. Keempat, mekanisme pengaduan dan banding yang kurang jelas
dan mudah diakses. Akhirnya, penanganan data pribadi dan privasi pengendara yang belum
terjamin sepenuhnya. Rekonstruksi regulasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)
yang berbasis nilai keadilan di Indonesia khususnya pada Pasal 272 Undang-Undang
Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menjamin standarisasi
teknologi penegakan hukum di seluruh wilayah, memperkuat edukasi masyarakat mengenai
aturan dan etika berkendara, dan memastikan proses penindakan yang transparan serta adil.
Perubahan ini termasuk pengembangan standar operasional yang jelas untuk penggunaan
peralatan ETLE, memastikan bahwa pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data
dilakukan dengan memperhatikan privasi dan hak-hak pengendara. Dengan demikian,
rekonstruksi regulasi ETLE diharapkan dapat mencerminkan prinsip keadilan sosial,
kesetaraan di hadapan hukum, dan transparansi yang merupakan dasar dari negara hukum
yang adil.
Disarankan kepada kepada Pemerintah harus memperbaharui regulasi ETLE untuk
memperkuat standarisasi teknologi dan aplikasinya di seluruh wilayah Indonesia.
Disarankan kepada lembaga terkait harus mengaudit dan menyempurnakan sistem ETLE
untuk menangani ketidakkonsistenan antar wilayah. Disarankan untuk merumuskan
kembali regulasi ETLE dengan memasukkan prinsip-prinsip keadilan sosial dan hak asasi
manusia.
Kata Kunci: Rekonstruksi, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Keadilan
Dosen Pembimbing: | Mashdurohatun, Anis and Aspan, Henry | nidn0621057002, nidn3110041037 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 29 Apr 2024 01:51 |
Last Modified: | 29 Apr 2024 01:51 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |