Resmi, Puji (2023) ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH AKIBAT SENGKETA PERJANJIAN KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH (Studi Putusan Nomor 1590 K/Pdt /2020.PN Dmk). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000582_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000582_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Pembatalan suatu sertipikat hak milik atas tanah yang dilakukan Badan
Pertanahan Nasional disebabkan oleh adanya faktor-faktor yaitu, karena adanya
cacat hukum administratif dan karena mengikuti putusan pengadilan yang telah
memperoleh kekuatan hukum tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk
mengetahui proses pembatalan sertipikat hak milik atas tanah akibat sengketa
perjanjian kepemilikan hak atas tanah Putusan Nomor 1590 K/Pdt /2020.PN Dmk.
Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan batalnya sertipikat hak milik
atas tanah akibat sengketa perjanjian kepemilikan hak atas tanah Putusan Nomor
1590 K/Pdt /2020.PN Dmk.
Metode penelitian dengan pendekatan yuridis normatif, spesifikasi
penelitian deskriptif. Jenis dan Sumber Data menggunakan data sekunder. Metode
Pengumpulan Data menggunakan studi kepustakaan. Analisis Data menggunakan
analisis kualitatif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses pembatalan sertipikat hak
milik atas tanah akibat sengketa perjanjian kepemilikan hak atas tanah melalui
putusan pengadilan di pengadilan Negeri Demak secara garis besar melalui dua
tahap. Tahap pertama adalah tahap pemeriksaan di depan sidang pengadilan.
Setelah ada putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap dilanjutkan
dengan tahap kedua, yaitu tahap pembatalan hak atas tanah, termasuk sertipikat
sebagai bukti formil atas hak tersebut oleh Badan Pertanahan Nasional,
berdasarkan permohonan yang diajukan oleh pihak yang berhak. Faktor-faktor
yang menyebabkan batalnya sertipikat hak milik atas tanah akibat sengketa
perjanjian kepemilikan hak atas tanah Putusan Nomor 1590 K/Pdt /2020.PN Dmk
adalah bahwa akibat dan perbuatan Tergugat yang menguasai objek sengketa
tanpa hak sah dan merupakan perbuatan melawan hukum, maka dengan demikian
Tergugat haruslah dihukum untuk segera menyerahkan tanah objek sengketa
dalam keadaan kosong tanpa ikatan apapun dengan pihak lain dan dengan tanpa
syarat apapun untuk diserahkan kepada Penggugat; bahwa tanah objek sengketa
terbukti semula milik (orangtua Penggugat) dan tidak pernah dijual kepada
Para Tergugat sewaktu Rasdan masih hidup maupun oleh (Penggugat); bahwa
mengingat gugatan Penggugat ini didasarkan pada bukti-bukti yang autentik
sesuai Pasal 180 HIR juncto 191 Rbg, maka menurut hukum putusan dalam
perkara ini dapat dijalankan terlebih dahulu (uit voerbaar bijvoorrad), walau
Tergugat dan Penggugat ada melakukan upaya banding, kasasi dan perlawanan.
Kata Kunci : Sertipikat, Sengketa Hak Atas Tanah, Pembatalan
Dosen Pembimbing: | Fitri, Dini Amalia | nidn0607099001 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 18 Jan 2024 06:40 |
Last Modified: | 18 Jan 2024 06:40 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33227 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |