Ardau, Faisal (2023) PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA BULLYING YANG DILAKUKAN ANAK DIBAWAH UMUR (STUDI KASUS DI POLRESTABES SEMARANG). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000468_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000468_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Bullying atau perundungan merupakan.suatu bentuk masalah yang sudah
umum di Indonesia. Pihak yang biasanya terlibat adalah anak yang secara undangundang
masih dibawah umur atau anak usia sekolah, dan pada saat ini bentuk
praktik bullying atau perundungan masih marak terjadi di lingkungan sekolah
dasar maupun tingkat atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses
Penyidikan dari tindak pidana bullying yang dilakukan anak dibawah umur oleh
pihak Kepolisian Polrestabes Semarang, untuk menegtahui kendala-kendala dan
solusi selama proses penyidikan tindak pidana bullying yang dilakukan anak
dibawah umur oleh Kepolisian Polrestabes Semarang.
Metode penelitian ini merupakan penelitian yuridis sosiologis. Pendekatan
yuridis sosiologis merupakan pendekatan yang berfokus pada identifikasi dan
mengkonsepsual hukum sebagai institusi sosial yang riil dan fungsional dalam
sistem kehidupan yang nyata. Pendekatan yuridis sosiologis ini menekankan
penelitian yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan
jalan terjun langsung ke objeknya atau terjun langsung ke lapangan. Selanjutnya
adalah menganalisis data-data yang sesuai dengan penelitian.
Berdasarkan hasil analisis penyusunan adalah bahwa proses penyidikan
tindak pidana bullying yang dilakukan oleh anak, mengedepankan pemulihan
mendamaikan dari dua belah pihak baik korban maupun pelaku menjadi seperti
tidak terjadi apa-apa. Dimana dalam pelaksanaannya untuk memulihkan keadaan
seperti semula antara pelaku dan korban dengan melibatkan keluarga pelaku
maupun keluarga korban serta masyarakat dalam proses yang dinamakan diversi
dan kendala selama proses penyidikan terdiri dari dua (2) kendala yakni kendala
internal dan eksternal. Adapun kendala internal dikarenakan kurangnya sarana dan
prasarana serta personel penyidik Polrestabes Semarang. Sedangkan kendala
eksternal mencakup faktor hukum dimana belum adanya peraturan yang mengatur
perihal tindak pidana bullying yang dilakukan oleh anak dan selanjutnya adalah
dari masyarakat yang acuh untuk mencegah terjadinya tindak pidana bullying.
Adapun solusi dari kendala internal yang ada yakni mengajukan personel
tambahan serta sarana dan prasarana yang mendukung penyidikan kepada Polda
Jawa Tengah, sedangkan solusi untuk kendala eksternal yakni melakukan
sosialisasi berupa pemahaman kepada masyarakat dan melakukan mediasi secara
kekeluargaan oleh semua pihak yang terlibat.
Kata Kunci: Penyidikan, Diversi, Tindak Pidana Bullying Yang Dilakukan
Oleh Anak
Dosen Pembimbing: | Hafidz, Jawade | nidn0620046701 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 18 Jan 2024 06:09 |
Last Modified: | 18 Jan 2024 06:09 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33207 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |