library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK WARIS ANAK DARI PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN BEDA KEWARGANEGARAAN

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK WARIS ANAK DARI PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN BEDA KEWARGANEGARAAN

PUTRI, APRILLIA SALSA KANAHAYA (2023) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK WARIS ANAK DARI PERKAWINAN BEDA AGAMA DAN BEDA KEWARGANEGARAAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Hukum_30302000051_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Hukum_30302000051_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, kemudahan komunikasi antar Negara
sudah semakin canggih, hal ini membuat beberapa orang dari berbagai Negara
bisa saling interaksi. Perkembangan ini juga memungkinkan terjadinya
perkawinan beda kewarganegaraan dan beda agama. Penelitian dengan judul
“Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak dari Perkawinan Beda Agama dan
Beda Kewarganegaraan” ini bertujuan untuk mengetahui status hukum anak dan
pembagian hak waris anak dari perkawinan beda agama dan beda
kewarganegaraan.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan yuridis normatif
dengan spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif-analisis. Sumber data
penelitian menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer dan bahan
hukum sekunder. Metode pengumpulan data dengan menggunakan penelursuran
pustaka. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan
deskriptif kualitatif.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah Status hukum
anak dari perkawinan beda agama dan beda kewarganegaraan adalah tidak sah
atau anak luar kawin bila ditinjau dari hukum Islam dan Undang-Undang Nomor
1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, karena perkawinan orang tuanya berbeda
agama bertentangan dengan Undang-Undang Perkawinan tersebut. Anak yang
dilahirkan juga memiliki kewarganegaraan ganda sampai usia 18 tahun, setelah 18
tahun atau sudah menikah ia memilih warga Negara yang akan ia pakai. Terhadap
hak mewarisnya, bila ditinjau dari hukum Islam dan Undang-undang perkawinan
anak tersebut hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya
saja, ia hanya mendapatkan peninggalan waris dari ayahnya melalui wasiat
wajibah, sedangkan dalam KUH Perdata anak luar kawin berhak mewaris dan
mendapatkan bagian 1/3 dari yang seharusnya ia terima, jika pewaris tidak
meninggalkan ahli waris sah maka anak luar kawin mewarisi seluruh harta
peninggalan.
Kata Kunci : Perkawinan, Perkawinan Beda Agama, Perkawinan Beda
Kewarganegaraan, Waris

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 16 Jan 2024 06:40
Last Modified 16 Jan 2024 06:40
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33062

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints