Bakri, Agil Salim Nugraha (2023) UNJUST ENRICHMENT DALAM MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN: IMPLIKASI PELANGGARAN PERJANJIAN KONTRAKTUAL DAN TINDAKAN RESTITUSI (STUDI KASUS: 373/G/PHI/2007/PN.JKT.PST). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000025_fullpdf.pdf]
Preview
Text
Ilmu Hukum_30302000025_fullpdf.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000025_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000025_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (23MB)

Abstract

Doktrin Unjust Enrichment, meskipun tidak begitu dikenal secara frasa di
Indonesia, secara substansial diakui dalam hukum perdata melalui Pasal 1359 ayat
(1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Sementara Indonesia hanya mengenal
dua dasar untuk menuntut ganti rugi, yaitu wanprestasi dan perbuatan melawan
hukum, doktrin unjust enrichment jarang digunakan sebagai dasar utama dalam
tuntutan. Namun, semangat dari doktrin ini dapat diterapkan dalam perkara perdata,
khususnya terkait pelanggaran asas kepatutan dan keseimbangan dalam perjanjian
kerja.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah yuridis
normatif, yaitu suatu metode yang menggunakan sumber data sekunder, seperti
peraturan perundang-undangan, teori, dan pendapat ahli, untuk menganalisis dan
menarik kesimpulan dari permasalahan yang akan digunakan untuk menguji dan
mengkaji data sekunder.
Unjust enrichment bahkan dapat terjadi dalam kasus pelaksanaan suatu
pekerjaan antara pengusaha dan pekerja, seperti yang terjadi dalam putusan nomor
373/G/PHI/2007/PN.JKT.PST yang dianalisis, mencerminkan doktrin unjust
enrichment. Putusan Hakim pada tingkat kasasi mengabulkan gugatan para
penggugat untuk mengembalikan hak-hak Para Penggugat yang ditahan atau
diterima oleh Tergugat, berupa keuntungan atau manfaat dari jasa pekerjaan yang
Para Penggugat lakukan. Namun, upah kerja yang diterima oleh Tergugat dianggap
tidak adil. Dapat dikatakan bahwa secara tidak disadari, Majelis Hakim pada tingkat
kasasi telah menerapkan doktrin unjust enrichment dalam putusannya.

Kata kunci: Unjust enrichment; Perjanjian Kerja; Pembayaran tidak
terutang.

Dosen Pembimbing: Hafidz, Jawade | nidn0620046701
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 16 Jan 2024 06:17
Last Modified: 16 Jan 2024 06:17
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33057

Actions (login required)

View Item View Item