Wirandari, Alfiah Dwi Ayu (2023) SOLUSI DALAM PENYELESAIAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN YANG MELEBIHI BATAS WAKTU DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302100194_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302100194_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302100194_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302100194_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (445kB)

Abstract

“SOLUSI DALAM PENYELESAIAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN AKTA
PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN YANG MELEBIHI BATAS WAKTU DI
KOTA SEMARANG”
Pemberian pada hak tanggungan wajib hadir dihadapan PPAT, jika karena sesuatu
sebab tidak dapat hadir sendiri ia wajib menunjuk pihak lain sebagai kuasanya
dengan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) yang wajib diikuti
dengan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) sesuai dengan Pasal 15 ayat (3)
Undang-Undang Hak Tanggungan paling lambat 1 (satu) bulan setelah SKMHT
ditandatangani. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis
terjadinya sengketa pendaftaran Akta Pemberian Hak Tanggungan yang melebihi
batas waktu, dalam penelitian ini bagaimana penyelesaian sengketa pendaftaran hak
tanggungan yang melebihi batas waktu dan kepastian hukum kreditur dalam hal
pendaftaran hak tanggungan yang melebihi batas waktu dalam kasus penelitian ini.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis
sosiologis. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis
data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menarik kesimpulan
secara induktif. Hasil Penelitian diperoleh bahwa terjadi sengketa pendaftaran Akta
Pendaftaran Hak Tanggungan yang melebihi batas waktu dikarenakan tidak tertibnya
administrasi pada Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) pada penelitian ini. Solusi
dalam penyelesaian pendaftaran akta pemberian hak tanggungan yang melebihi batas
waktu dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mediasi untuk mendapatkan winwin

solution atau tidak ada yang merasa terlalu dirugikan, dan Kepastian hukum
kreditur dalam hal pendaftaran akta pemberian hak tanggungan yang melebihi batas
waktu ini bersifat konkuren atau kreditur yang tidak memegang hak jaminan
kebendaan dikarenakan baru tahap SKMHT belum sampai ke tahap APHT.
Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa sengketa pendaftaran Akta Pemberian Hak
Tanggungan yang melebihi batas waktu disebabkan tidak tertibnya administrasi
PPAT dalam menjalankan tugasnya, untuk penyelesaian sengketa lebih
mengedepankan mediasi untuk mufakat agar mendapat solusi terbaik daripada sampai
ke ranah litigasi dan kreditur diharapkan secara berkala memantau berkas yang sudah
masuk proses di PPAT agar hal yang sama tidak terulang kembali.
Kata Kunci: Solusi, Akta Pemberian Hak Tanggungan, Pejabat Pembuat Akta
Tanah

Dosen Pembimbing: Riyanto, Taufan Fajar | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 27 Oct 2023 03:04
Last Modified: 27 Oct 2023 03:04
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/32456

Actions (login required)

View Item View Item