library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH FREKUENSI PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP JUMLAH MONOSIT (Studi Eksperimental Pada Tikus Rattus Novergicus Yang Diberi Vitamin D)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH FREKUENSI PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP JUMLAH MONOSIT (Studi Eksperimental Pada Tikus Rattus Novergicus Yang Diberi Vitamin D)

Azzahra, Nala Qothrunnadaa (2023) PENGARUH FREKUENSI PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP JUMLAH MONOSIT (Studi Eksperimental Pada Tikus Rattus Novergicus Yang Diberi Vitamin D). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (274kB)
PDF
Text
30101900138_fullpdf.pdf

Abstract

Jumlah perokok anak di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Prevalensi perokok anak ringan sekitar 15%, perokok anak sedang sekitar 53,3% dan perokok anak berat sekitar 31,7%. Tingkat inflamasi akibat rokok tergantung dari frekuensi paparan rokok, jumlah batang asap rokok yang dipaparkan dan respons kekebalan tubuh. Monosit merupakan salah satu sel yang berperan pada inflamasi. Penelitian lain menyebutkan lebih dari 40% penduduk Indonesia kekurangan vitamin D. Hal ini dapat menyebabkan respons imun untuk menghadapi inflamasi kurang optimal. Penelitian tentang pengaruh frekuensi merokok terhadap monosit disertai suplementasi vitamin D masih jarang dilakukan.
Penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian post-test only control group design pada tikus Rattus Norvegicus jantan galur wistar dibagi 6 kelompok secara acak. Penelitian dilakukan dengan pemberian frekuensi paparan asap rokok dan vitamin D dosis 0,2cc/dL setiap hari selama 14 hari. K1 (kontrol dengan 1x8 batang rokok 2 hari sekali), K2 (kontrol dengan 2x4 batang rokok 2 hari sekali), K3 (kontrol diberi vitamin D), P1 (perlakuan dengan 1x8 batang rokok dan vitamin D), P2 (perlakuan 2x4 batang rokok setiap 2 hari sekali dan vitamin D) dan P3 (perlakuan 2x4 batang rokok setiap hari dan vitamin D). Pemeriksaan jumlah monosit menggunakan alat hematology automatic analyzer.
Data analisis penelitian didapatkan tidak ada perbedaan jumlah monosit pada tikus yang terpapar rokok dan diberi vitamin D.
Kesimpulan penelitian ini adalah tidak adanya pengaruh frekuensi asap rokok terhadap jumlah monosit pada tikus yang diberi vitamin D.
Kata kunci: frekuensi asap rokok, monosit dan vitamin D.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 23 Oct 2023 07:12
Last Modified 03 Apr 2024 02:55
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/32290

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints