Jagadhita, Mochammad Abyan (2023) TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA BERBADAN HUKUM PERKUMPULAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000434_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000434_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Indonesia memiliki berbagai jenis pekerjaan yang beragam, dan
seringkali individu-individu yang terlibat dalam pekerjaan tersebut bekerja
secara terpisah. Namun, jika mereka berkumpul dalam suatu perkumpulan,
ini dapat memudahkan pelaksanaan pekerjaan mereka. Oleh karena itu,
mereka membentuk perkumpulan yang membutuhkan kepastian hukum.
Notaris memiliki tanggung jawab penting dalam memberikan kepastian
hukum kepada masyarakat terkait dengan pembuatan akta autentik. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab Notaris dalam
pembuatan akta badan hukum perkumpulan dan untuk menggambarkan
konstruksi ideal dari akta perkumpulan yang telah dibuat oleh Notaris.
Penulis menerapkan pendekatan yuridis-sosiologis dalam metode
penelitian dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Data tersebut
diperoleh melalui studi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Selain
itu, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis
data yang telah dikumpulkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Notaris
memiliki tanggung jawab yang penting sebagai penghubung antara
Perkumpulan dan Kementerian Hukum dan HAM dalam proses legalisasi
akta autentik sebagai badan hukum Perkumpulan dan prosedur pembuatan
akta badan hukum Perkumpulan diatur dalam Peraturan Menteri Hukum
dan HAM Nomor 10 Tahun 2019 yang merupakan perubahan dari
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor 3 Tahun 2016 mengenai Tata Cara Pengajuan Permohonan
Pengesahan Badan Hukum dan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Perkumpulan.
Konstruksi ideal format atau bentuk akta perkumpulan berbadan
hukum merupakan aspek krusial dalam membentuk dasar hukum yang
jelas dan efektif bagi organisasi nirlaba. Akta ini memainkan peran penting
dalam menggambarkan struktur organisasi, tujuan, keanggotaan, dan tata
kelola internal perkumpulan. Dengan merinci setiap elemen dengan akurat,
termasuk tujuan perkumpulan, hak dan tanggung jawab anggota, serta
prosedur perubahan dan pembubaran, konstruksi yang tepat akan
memastikan kepatuhan terhadap peraturan hukum yang berlaku dan
menghindari potensi konflik di masa depan. Oleh karena itu, pemahaman
yang mendalam tentang konteks hukum dan kemampuan untuk menyusun
informasi dengan jelas adalah kunci dalam menciptakan konstruksi ideal
akta perkumpulan berbadan hukum.
Kata kunci: Tanggung jawab Notaris, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi
Manusia, Akta Badan Hukum
Dosen Pembimbing: | Fitri, Dini Amalia | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 18 Oct 2023 02:53 |
Last Modified: | 18 Oct 2023 02:53 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |