Kartika, Bella Ariyani (2023) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN (Studi Kasus di Kepolisian Resor Blora). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000410_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302000410_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini, berjudul Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Sebagai
Korban Tindak Pidana Kesusilaan (Studi Kasus di Kepolisian Resor Blora),
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui peran peran Kepolisian dalam
memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana
kesusilaan dan untuk mengetahui kendala dan solusi Kepolisian dalam memberikan
perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana kesusilaan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. yaitu suatu
penelitian dimana penelitian tersebut menekankan pada ilmu hukum serta penelitian
lapangan, tetapi disamping itu juga mengaitkan kaidah-kaidah hukum yang berlaku
di dalam masyarakat. Spesifikasi penelitian hukum yang akan digunakan dalam
penulisan ini adalah penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk
memperoleh gambaran (deskripsi), lengkap tentang keadaan hukum yang berlaku
di tempat tertentu.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Peran
Kepolisian dalam memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan korban
tindak pidana kesusilaan yaitu melaksanakan peraturan perundang-undangan yang
berkaitan dengan hak-hak terhadap korban perempuan dalam kasus tindak pidana
kesusilaan. Hak yang diberikan oleh Kepolisian Resor Blora kepada perempuan
korban tindak pidana kesusilaan yaitu berhak untuk memperoleh kompensasi atas
penderitaanya, sesuai dengan kerugian korban dalam terjadi kejahatan yang
menimpanya, korban berhak menolak kompensasi untuk kepentingan korban
tersebut, korban berhak mendapatkan pembinaan dan rehabilitasi, korban berhak
mendapatkan pendampingan psikologis, korban berhak menolak untuk menjadi
saksi jika hal tersebut membahayakannya, korban berhak mendapatkan
perlindungan dari ancaman suatu pihak, bila korban melapor atau menjadi saksi,
korban berhak mendapatkan bantuan hukum dari penasehat hukum, dan korban
berhak mempergunakan upaya hukum. Kendala dan solusi Kepolisian dalam
memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana
kesusilaan yaitu korban tidak kooperatif serta memiliki kekurangan seperti dalam
contoh yang pernah ada, bahwa korban ada kekurangan seperti mental dan
tunagrahita, sehingga kesulitan untuk menuangkan ke dalam BAP, korban menutup
nutupi permasalahan. Adapula saksi yang tidak berkenan untuk memberikan
keterangan, untuk menangani kendala-kendala tersebut diantaranya harus lebih
sabar, lebih extra melakukan pendekatan kepada korban, untuk saksi-saksi yang
tidak berkenan lebih mengupayakan bagaimanapun caranya, kemudian jika ada
saksi lain, maka akan mengambil keterangan dari saksi lain tersebut,
Kata Kunci : Korban, Kesusilaan, Perempuan, Perlindungan Hukum
Dosen Pembimbing: | Maerani, Ira Alia | nidn0602057803 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 18 Oct 2023 02:34 |
Last Modified: | 18 Oct 2023 02:34 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31899 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |