Chantika, Sekar Indah (2023) TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI PURWODADI TENTANG KASUS TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN (Studi Kasus No. 185/Pid.Sus/2021/PN Pwd). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900314_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900314_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900314_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900314_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (69kB)

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah klasik
dalam dunia hukum dan gender. Walaupun payung hukum untuk melindungi
korban dari kekerasan dalam rumah tangga ini sudah ada yaitu UU Nomor 23
Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga akan tetapi
hal ini belum cukup mengantisipasi kekerasan tersebut dalam hal ini perlunya
perhatian dan perlindungan hukum baik pemerintah, aparat penegak hukum,
maupun dari masyarakat sehingga diharapkan setiap orang yang mendengar,
melihat, atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib
melakukan upaya pencegahan dan memberikan pertolongan.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi pada akhir tahun 2021
dan telah diputus oleh pengadilan pada pertengahan tahun 2022. Kasus tersebut
terjadi di daerah wilayah hukum Pengadilan Negeri Purwodadi dan pelaku telah
divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan oleh
hakim. Kasus tersebut terjadi akibat tindak pidana kekerasan fisik yang dilakukan
oleh suami terhadap istrinya. Terkait tuntutan jaksa penuntut umum dan putusan
hakim dalam putusan ini sedikit berbeda.
Penulisan hukum ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif,
spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Metode
pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara dan studi
kepustakaan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.
Hasil penulisan ini menyimpulkan bahwa kebijakan kriminal dengan
menggunakan sarana penal pada perempuan sebagai korban kekerasan dalam
rumah tangga telah diatur baik dalam Instrumen Hukum Internasional maupun
Instrumen Hukum Nasional yaitu dengan adanya Undang-Undang No 23 Tahun
2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan terkait
pertimbangan hakim dalam Putusan No. 185/Pid.Sus/2021/PN.Pwd telah tepat
berdasarkan fakta-fakta yuridis dalam persidangan dan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Kata kunci: Putusan Hakim, Perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Dosen Pembimbing: Ridwan, Masrur | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 13 Oct 2023 03:02
Last Modified: 13 Oct 2023 03:02
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31697

Actions (login required)

View Item View Item