FRAMING PEMBERITAAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL KEPADA 3 ANAK OLEH AYAHNYA DI LUWU TIMUR PADA KUMPARAN.COM DAN TRIBUNNEWS.COM
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Komunikasi_32802000071_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Diantara sekian banyaknya rubik dan topik yang disajikan oleh media massa online, kasus kekerasan seksual selalu menjadi komoditas yang menarik banyak perhatian massa. Setiap headline yang dibuat memuat interpretasi dan sudut pandang dijejalkan kepada masyarakat. Mencoba mengupas narasi kasus pelecehan seksual seorang ayah kepada tiga anaknya di Luwu Timur Sulawesi Selatan, dua media Kumparan.com dan Tribunnews.com menerbitkan tulisan-tulisan dan berita mengenai kasus tersebut. Penelitian ini disusun menggunakan cara pandang paradigma konstruktivisme. Masing-masing media diambil tiga tulisan sebagai sampel yang dianalisis menggunakan teori framing model Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki dengan empat perangkat: Sintaksis, Skrip, Tematik, Retoris. Hasil penelitian ditemukan bahwa Kumparan.com menulis berita secara lebih komprehensif dan cover both sides dari pihak korban, aparat, dan pelaku. Muatan kekerasan seksual disajikan berhati-hati dan konsisten. Sedangkan Tribunnews.com mengunggah berita yang anglenya tajam dan panjang tulisan relatif lebih pendek sehingga tiap tulisan tidak cover both sides korban, aparat, dan pelaku. Penggunaan istilah seksual masih belum konsisten.
Kata Kunci: Framing, Berita, Kekerasan Sexual
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
