Salahuddin, Muhammad Harits (2023) PERAN JAKSA PENUNTUT UMUM DALAM PENEGAKAN TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN (STUDI KASUS SURAT TUNTUTAN NO. REG. PERKARA : PDM– 71/KNDAL/Eoh.2/10/2022 DI KEJAKSAAN NEGERI KENDAL). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900226_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900226_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900226_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900226_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (91kB)

Abstract

Penelitian tentang upaya penegakan hukum tindak pidana pengeroyokan
yang menyebabkan kematian pasca pandemi, maka Kejaksaan melalui Jaksa
Penuntut Umum bertugas melakukan rangkaian penuntutan dan melaksanakan
putusan dari Hakim di Pengadilan. Dalam penegakan hukum tindak pidana
pengeroyokan, peranan Jaksa Penuntut Umum cukup penting dalam penegakan
hukum.
Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis yaitu
wawancara secara langsung dengan seorang Jaksa Penuntut Umum. Data yang
digunakan berupa data primer yang bersumber langsung dari Kejaksaan Negeri
Kendal dan data sekunder berupa bahan-bahan hukum yaitu bahan hukum primer,
bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data
melalui wawancara dan studi pustaka. Analisis yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu analisis kualitatif dengan memberikan penafsiran terhadap data-data yang
telah diperoleh untuk menjawab permasalahan dalam penelitian.
Hasil penelitian membuktikan bahwa peran Jaksa Penuntut Umum dalam
penegakan terhadap tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan kematian
yaitu telah melaksanakan penuntutan mulai dari berkas perkara yang dilimpahkan
ke Kejaksaan Negeri Kendal, tahap prapenuntutan, tahap penuntutan, tahap
persidangan, dan tahap melaksanakan putusan persidangan sesuai dengan
Undang-undang yang berlaku. Faktor penghambat Jaksa Penuntut Umum yaitu
berkas perkara Penyidik masih kurang lengkap, kurangnya alat bukti (keterangan
saksi), pelaku sulit ditemukan Penyidik, keterbatasan wewenang Penuntut Umum,
keterangan para saksi samar-samar, keterangan pelaku berubah saat rekonstruksi,
dan pembelaan dari Penasehat Hukum.

Kata kunci: Peran, Jaksa Penuntut Umum, Tindak Pidana Pengeroyokan,
Kematian

Dosen Pembimbing: Kusriyah, Sri | nidn0615076202
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 13 Oct 2023 03:06
Last Modified: 13 Oct 2023 03:06
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31622

Actions (login required)

View Item View Item