SIKAP KOMPAS.ID DAN NU.OR.ID DALAM ISU PENGANIAYAAN OLEH MARIO DANDY (ANALISIS FRAMING)
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Komunikasi_31001600400_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kasus penganiayaan oleh Mario Dandy yang notebe seorang anak dari Kepala Umum Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan sangat menyita perhatian. Sikap arrogansi dari Mario Dandy yang begitu keji menyiksa bahkan sampai melakukan selebrasi setelah berhasil menganiaya David Ozora yang dipicu hanya karena masalah asmara. Banyak anggapan masyarakat yang menilai bahwa anak pejabat selalu membenarkan segala cara karena menganggap mempunya power yang kuat dari orang tuanya.
Kasus penganiayaan oleh Mario Dandy ini langsung banyak diberitakan oleh media. Salah satu pemberitaan yang menarik adalah dari Kompas.id yang mempunyai gaya kepenulisan yang berbeda dan fakta yang bombastis. Kemudian pemberitaan dari Nu.or.id yang mengamati setiap perkembangan kasus ini dan membuat judul berita yang menggegerkan publik.
Penelitian ini menganalisis terkait sikap media yang dibangun dan dikembangkan oleh Kompas.id dan Nu.or.id dalam pemberitaan penganiayaan oleh Mario Dandy. Paradigm dalam penelitian ini menggunakan analisis framing model Zhondang Pan dan Gerald M.Kosicki beserta kontruksi sosial yang terjadi. Menekankan pada empat struktur yaitu struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris
Hasil penelitian ini menunjukan ada sikap yang diambil dari masing-masing media baik Kompas.id dan Nu.or.id. Kompas.id yang mengambil sikap menyoroti fakta baru dari kasus penganiayaan Mario Dandy sampai terbukanya kotak pandora oleh pejabat publik. Nu.or.id yang mengambil sikap dan menyoroti pernyataan Komnas HAM dalam menanggapi kasus penganiayaan oleh Mario Dandy yang membuat banyak pihak seolah salah paham.
Kata Kunci : Analisis Framing, Sikap Kompas.id Nu.or.id, Kasus Mario Dandy
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
