LESTARI, AMINDA PUTRI (2023) PERLINDUNGAN HUKUM ANAK TERHADAP STATUS KEWARGANEGARAAN AKIBAT PERCERAIAN DARI PERKAWINAN CAMPURAN (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 495/PDT/2020/PT DKI). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900040_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900040_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900040_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900040_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (64kB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perlindungan hukum anak terhadap
kewarganegaraan akibat perceraian dari perkawinan campuran. Perkawinan campuran
antara Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara Asing adalah konsekuensi logis dari
perkembangan zaman serta pesatnya perkembangan wisatawan yang datang ke Indonesia.
Peristiwa perkawinan campuran yang demikian itu bukan saja merupakan suatu perubahan
hukum yang menimbulkan suatu permasalahan dan mempunyai akibat hukum yang
bersifat keperdataan, Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaran RI
memunculkan sederetan aturan atau petunjuk pelaksanaan namun rupanya belum membuat
urusan perkawinan campuran atau beda kewarganegaraan selesai seratus persen.
Metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif.
Spesifikasi penelitian ini bersifat analisis deskriptif, serta sumber data diperoleh dari
penelitian ini didapat dari bahan-bahan kepustakaan, arsip dan dokumen-dokumen yang
berkaitan dengan objek penelitian ini berupa data sekunder yang dikelompokkan menjadi
bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode
pengumpulan data ini melalui bahan-bahan kepustakaan yang berkaitan dengan
permasalahan yang dikaji serta peraturan-peraturan tertulis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertimbangan pengaturan hukum terhadap
status kewarganegaraan dalam perkawinan campuran diatur dengan adanya hukum perdata
Internasional yang merupakan hukum yang mengatur hubungan perdata. Aturan Undang-
Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang
perkawinan telah menjelaskan secara tegas aturan tentang perkawinan campuran karena
perbedaan kewarganegaraan, yakni bagi Warga Negara Indonesia untuk merujuk pada
Pasal 57 hingga 62 Undang-Undang tersebut. Oleh karena itu, penulis melakukan
penelitian tentang judul ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pertimbangan
dalam Perlindungan Hukum Anak terhadap Status Kewarganegaraan Akibat Perceraian
dari Perkawinan Campuran (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 495/PDT/2020/PT
DKI) sebagai upaya mengetahui status anak dalam perkawinan campuran juga memiliki
perlindungan hukum yang sama dalam memilih kewarganegaraannya. Maka dari itu
penulis melakukan penelitian terkait perlindungan hukum anak tentang status
kewarganegaraan yang diatur pada Undang-Undang Nomor 12 tahun 2006 membahas
mengenai garis keturunan bahwa anak bisa memilih kewarganegaraannya ketika sudah
berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah dewasa. Sebelum anak dikatakan dewasa atau
belum menikah maka anak mengikuti kewarganegaraan sang ayah yang
berkewarganegaraan asing tetapi tetap diakui sebagai Warga Negara Indonesia.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Status Kewarganegaraan, Perkawinan Campuran

Dosen Pembimbing: Suwondo, Denny | nidn0617106301
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 11 Oct 2023 06:34
Last Modified: 11 Oct 2023 06:34
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31505

Actions (login required)

View Item View Item