Septiawan, Kevin (2023) PERAN KEPOLISIAN DALAM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MINUMAN BERALKOHOL. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30301609640_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30301609640_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Saat ini peggunaan minuman keras diluar batas kewajaran (Overdosis)
banyak sekali terjadi di Indonesia, salah satunya di daerah Semarang yang dimana
masyarakatnya banyak yang menjadi peminat mengkonsumsi minuman keras.
Gejala ini dapat dilihat dengan banyaknya tempat-tempat yang menjual minuman
keras. Dengan banyaknya para penjual minuman keras tersebut menyebabkan
meluasnya juga konsumen minuman keras dimana untuk mendapatkan minuman
keras tersebut menjadi hal yang sangat mudah dan gampang sehingga menjangkau
di seluruh kalangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran Kepolisian
dalam rangka penegakan ketertiban dan pemberantasan minuman keras di wilayah
hukum Polrestabes Semarang dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi
Kepolisian dalam rangka penegakan ketertiban dan pemberantasan minuman keras
di wilayah hukum Polrestabes Semarang.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. yaitu suatu
penelitian dimana penelitian tersebut menekankan pada ilmu hukum serta penelitian
lapangan, tetapi disamping itu juga mengaitkan kaidah-kaidah hukum yang berlaku
di dalam masyarakat. Spesifikasi penelitian hukum yang akan digunakan dalam
penulisan ini adalah penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk
memperoleh gambaran (deskripsi), lengkap tentang keadaan hukum yang berlaku
di tempat tertentu.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yaitu ada beberapa
upaya pemberantasan dan penertiban peredaran minuman keras yang dilakukan
oleh Kepolisian Resor Kota Besar Semarang melalui beberapa cara, antara lain,
melakukan upaya Pre-emtif Dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan dan
peredaran minuman keras di wilayah Kota Semarang, Polrestabes Semarang
mengadakan upaya pre-emtif yang dilakukan adalah berupa kegiatan-kegiatan
edukatif, Upaya Preventif Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya
kejahatan yang dilakukan melalui pengawasan jalur-jalur peredaran minuman
keras, serta Upaya represif atau tindak hukum represif adalah apabila upaya preemitif
dan upaya preventif masih mengalami kegagalan. Represif merupakan
penindakan dan penegakan hukum Kendala yang dihadapi Kepolisian dalam rangka
penegakan ketertiban dan pemberantasan minuman keras di wilayah hukum
Polrestabes Semarang yaitu kualitas sumber daya manusia, adanya sikap dan
perilaku para penegak hukum yang menyimpang dari ketentuan, Kesadaran tentang
hukum dari masyarakat yang masih sangat rendah. Belum adanya peraturan
perundang – undangan yang secara khusus mengatur tentang minuman keras.
Kurangnya peran serta keluarga, masyarakat dalam menaggulangi penyalahgunaan
minuman keras Solusi yang diberikan oleh Kepolisian Resor Kota Besar Semarang
yaitu menciptakan suatu lingkungan yang memadai, yang mendorong masyarakat
di Kopta Semarang mematuhi Peraturan Daerah Kota Semarang mengenai
minuman Keras, Pengawasan dan penahanan, beberapa monitoring dan
pengendalian perilaku orang-orang sebagai langkah untuk menciptakan ketertiban
di Kota Semarang.
Kata Kunci : Kepolisian, Minuman Keras, Peran, Penegakan Hukum
Dosen Pembimbing: | Rodhiyah Dwi Istinah, Siti | nidn0613066101 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 10 Oct 2023 06:40 |
Last Modified: | 10 Oct 2023 06:40 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31343 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |