library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENDAFTARAN IJIN USAHA MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) OLEH NOTARIS

Detail Tugas Akhir

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENDAFTARAN IJIN USAHA MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) OLEH NOTARIS

KHAIDAR, NAUFAL (2023) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENDAFTARAN IJIN USAHA MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) OLEH NOTARIS. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (130kB)
PDF
Text
21302000142_fullpdf.pdf

Abstract

Online single submission merupakan sistem perizinan yang baru berdasarkan PP No. 5 tahun 2021 dimana tidak ditemukan kewenangan notaris dalam hal perizinan berusaha sesuai dengan peraturan tersebut, namun dalam praktiknya banyak dijumpai notaris yang melakukan pendaftaran izin usaha terhadap pelaku usaha. Perumusan masalah dalam tesis ini adalah pengaturan tentang izin usaha secara online single submition. Kewenangan notaris dalam pengurusan izin usaha melalui online single submition menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mekanisme pengurusan perizinan usaha setelah berlakunya OSS. Kewenangan notaris dalam pengurusan izin usaha melalui online single submition menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Notaris tidak memiliki kewenangan dalam menjalankan OSS, hal ini dikarenakan sistem OSS bisa dijalankan oleh setiap orang yang ingin mendaftarkan badan usaha. Namun kewenangan notaris dalam pengisian data izin usaha terintegrasi secara elektronik merupakan kewenangan yang diperoleh melalui pemberian kuasa oleh pelaku usaha.
Metode pendekatan penelitian ini termasuk penelitian yuridis sosiologis. Penelitian yuridis sosiologis adalah penelitian hukum menggunakan data sekunder sebagai data awalnya, yang kemudian dilanjutkan dengan data primer dilapangan atau terhadap masyarakat, meneliti efektivitas suatu Peraturan Menteri dan penelitian yang ingin mencari hubungan (korelasi) antara berbagai gejala atau variabel, sebagai alat pengumpulan datanya terdiri dari studi dokumen atau bahan pustaka dan wawancara (kuisoner).
Hasil penelitian dalam tesis ini yang berjudul “Analisis Yuridis Terhadap Pendaftaran Ijin Usaha Melalui Sistem Online (OSS)” yaitu diantaranya Secara mandatori UUJN tidak mengatur kewenagan notaris memberikan jasa pengurusan segala jenis dokumen termasuk diantaranya pengurusan ijin usaha, namun atas dasar kepercayaan penghadap yang menganggap notaris mempunyai kemampuan dan pengetahuan dari segala aspek hukum berikut turunannya, maka penghadap memberi kuasa kepada notaris untuk membantu mereka dalam hal pengurusan izin usaha atas suatu badan usaha yang akta pendiriannya dibuat oleh notaris. Alasan pengusaha meminta bantuan notaris untuk mengurus izin usaha, OSS Pada dasarnya penghadap atau pengusaha yang hadir berhadapan dengan Notaris belum memiliki pengetahuan hukum yang luas atau update terhadap peraturan-peraturan pemerintah yang baru, terlebih ketika PP. No. 5 Tahun 2021 diundangkannya OSS para pengusaha sangat kebingungan atas pendaftaran izin usaha yang dimaksud, sebab sejak lahirnya OSS pendaftaran atau pengajuan izin usaha dilakukan secara daring (dalam jaringan) melalui situs www.oss.go.id, terlebih pengusaha mengatakan kepada notaris mereka tidak mendapatkan sosialisasi bagaimana cara mendaftarkan izin usaha melalui situs tersebut sehingga pengusaha meminta jasa dari notaris.

Kata Kunci : Kewengan Notaris, Pendaftaran Ijin Usaha, Online Single Submission

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints