library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEDUDUKAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI ANTARA DEVELOPER DAN PEMBELI TERHADAP OBJEK TANAH YANG MASIH DALAM PROSES PEMECAHAN DI KABUPATEN BOYOLALI

Detail Tugas Akhir

KEDUDUKAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI ANTARA DEVELOPER DAN PEMBELI TERHADAP OBJEK TANAH YANG MASIH DALAM PROSES PEMECAHAN DI KABUPATEN BOYOLALI

HARYANTI, PUJI (2023) KEDUDUKAN HUKUM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI ANTARA DEVELOPER DAN PEMBELI TERHADAP OBJEK TANAH YANG MASIH DALAM PROSES PEMECAHAN DI KABUPATEN BOYOLALI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (156kB)
PDF
Text
21302100059_fullpdf.pdf

Abstract

Konsumen yang membeli tanah atau bangunan melalui sistem kredit semestinya belum memiliki Akta Jual Beli (AJB) yang dilakukan antara developer dan konsumen, sehingga untuk mensiasati persoalan tersebut maka developer membuat kesepakatan dengan konsumen guna membuat perjanjian atas tanah beserta bangunan yang disebut Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Tujuan penelitiani ni untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara developer dan pembeli terhadap objek tanah yang masih dalam proses pemecahan dan mengetahui dan menganalisis peran notaris dalam pembuatan akta Pengikatan Jual Beli yang objek tanahnya masih dalam proses pemecahan.
Jenis penelitian yaitu yuridis sosiologis. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data studi pustaka dan studi lapangan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli hak atas tanah yang dibuat Notaris diakui sebagai perjanjian yang sah, Perjanjian Pengikatan Jual Beli bertujuan mengikat antara penjual dan pembeliyang bersifat sebagai perjanjian pendahuluan guna mempersiapkan perjanjian utama/ perjanjian pokok yang nantinya akan dilakukan, dalam hal ini adalah Akta Jual Beli. Peran Notaris dalam pembuatan PPJB yaitu sebagai pejabat yang berwenang membuat akta autentik, perantara dan pencatat kehendak para pihak dalam proses jual beli dan sebagai saksi bahwa telah dilakukannya suatu akta.

Kata Kunci : Kedudukan Hukum, Notaris Perjanjian Pengikatan Jual Beli

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints