HUBUNGAN PARAMETER LABORATORIUM DENGAN LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE Studi Observasional Analitik pada pasien rawat inap di RSUD Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Parameter laboratorium pasien DBD dapat digunakan untuk memprediksi prognosis suatu penyakit. Jumlah trombosit, jumlah leukosit dan kadar hematokrit dapat menjadi tanda tingkat keparahan penyakit DBD. Penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan parameter laboratorium dengan lama rawat inap pada pasien DBD.
Penelitian observasi analitik menggunakan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 45 pasien DBD yang dirawat inap di RSUD Bayung Lencir pada November 2019-April 2020. Parameter laboratorium yang diteliti meliputi jumlah trombosit, kadar hematokrit dan jumlah leukosit yang dihubungkan dengan lama rawat inap pasien dengan uji korelasi Rank Spearman.
Hasil menunjukkan median jumlah trombosit pasien yaitu 91,0 ribu/µL; median kadar hematokrit 38,0%; median jumlah leukosit sebanyak 4,0 ribu/µL; median lama rawat inap 4 hari. Uji korelasi Rank Spearman didapatkan nilai p masing-masing sebesar 0,208; 0,312 dan 0,224 untuk hubungan antara jumlah trombosit, kadar hematokrit dan jumlah leukosit dengan lama rawat inap.
Kesimpulan penelitian parameter laboratorium tidak berhubungan dengan lama rawat inap pada pasien DBD.
Kata kunci: Trombosit, hematokrit, leukosit, rawat inap, DBD
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
