KORELASI NILAI BIOMARKER INFLAMASI TERHADAP CYCLE THRESHOLD VALUE PASIEN COVID 19 Studi Observasional pada Pasien Rawat Inap di Ruang Isolasi Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Salah satu upaya untuk mendiagnosis terinfeksinya virus SARS-CoV-2 adalah menggunakan RT-PCR test (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction). RT-PCR test SARS-CoV-2 melaporkan sebagai negatif atau positif secara klinis. Biomarker seperti Neutrofil-Limfosit ratio (NLR), absolute limfosit count (ALC), dan C-reactive protein (CRP) menandakan adanya respon imun tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi biomarker inflamasi terhadap CT-value pasien COVID-19.
penelitian observasional analitik dan cross sectional. Sample penelitian adalah pasien rawat inap di ruang isolasi COVID-19 di RS Islam Sultan Agung Semarang dari Januari 2021 hingga Maret 2022. Kriteria inklusi penelitian ini adalah pasien COVID-19 dengan gejala sedang hingga berat dan pasien terkonfirmasi positif pada tes RT-PCR dengan menggunakan RdRp sebagai gene target. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier multivariat.
Didapatkan 87 data rekam medis pasien COVID-19 rawat inap RSISA. rerata CT-value adalah 22,36 dan median dari nilai NLR (4,49); nilai ALC (1.300,00 sel/mm3); dan kadar CRP (20,78 mg/L). uji normalitas didapatkan CT-value (p=0,088) dan nilai NLR (p=0,000); nilai ALC (p=0,000); dan kadar CRP (p=0,000). Uji korelasi rank spearman didapatkan nilai NLR (p=0,642); nilai ALC (p=0,516); dan kadar CRP (p=0,165) yang berarti terbukti tidak berhubungan terhadap CT-value.
Tidak terdapat korelasi biomarker inflamasi terhadap CT-value pada pasien COVID-19 rawat inap di RS Islam Sultan Agung Semarang.
Kata Kunci: COVID-19, Biomarker inflamasi, CT-value.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
