KORELASI ANTARA NILAI CYCLE THRESHOLD RT-PCR SARS-COV-2 DENGAN KADAR D-DIMER (Studi Observasional Analitik pada Pasien COVID-19 yang di Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang)
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
30101900098_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
COVID-19 menjadi wabah penyakit infeksi saluran pernapasan yang penyebarannya begitu cepat hingga seluruh dunia. RT-PCR merupakan metode baku emas untuk deteksi virus SARS-CoV-2. Kadar D-Dimer adalah banyaknya hasil akhir penguraian fibrin oleh plasmin dalam darah. Penelitian ingin mengetahui hubungan antara nilai CT RT-PCR SARS-CoV-2 dengan kadar D-dimer.
Penelitian observasional analitik dan cross sectional terhadap penderita COVID-19 rawat inap pada Bulan Maret 2021 hingga Maret 2022 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Data subjek diambil dari medical record pasien COVID-19. Menggunakan uji SPSS dengan analisis data korelasi Spearman.
Sebanyak 89 data pasien yang dijadikan subjek penelitian. Rata-rata nilai CT RT-PCR SARS-Cov-2 adalah 23,13 dan rata-rata kadar D-dimer sebesar 1,03 mg/L. Uji normalitas didapatkan nilai CT RT-PCR (p=0.002) dan kadar D-Dimer (p=0.000) dengan sebaran data tidak normal sebesar p<0.05. Analisis korelasi Spearman didapatkan (p=0,021) menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan (r=0,244) yang berarti tingkat kekuatan korelasi antara nilai CT RT-PCR SARS-Cov-2 dengan kadar D-dimer pasien rawat inap COVID-19 tergolong lemah.
Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat korelasi nilai CT RT-PCR SARS-CoV-2 dengan kadar D-dimer penderita rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Kata kunci : COVID-19, nilai CT RT-PCR SARS-CoV-2, kadar D-dimer.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
