PERBEDAAN EFEKTIVITAS VIDEO STOP MOTION DAN VIDEO KONVENSIONALTERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG MPASI GUNA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TEMUROSO WILAYAH PUSKESMAS GUNTUR I KABUPATEN DEMAK
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Stunting adalah ketidaksesuaian antara tinggi badan dengan usia yang seharusnya pada balita. Salah satu pencegahannya dengan melalui penyuluhan menggunakan video stop motion. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas video stop motion dan video konvensional terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI guna pencegahan stunting. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan quasy eksperimen. Sampel yang digunakan berjumlah 52 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9-10 Desember 2022 di Desa Temuroso Wilayah Puskesmas Guntur I Kabupaten Demak dengan menggunakan uji Fisher Excact. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan efektivitas video stop motion dan video konvensional terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI guna pencegahan stunting di Desa Temuroso Wilayah Puskesmas Guntur I Kabupaten Demak (ρ=0,367). Kesimpulannya tidak terdapat perbedaan efektivitas video stop motion dan video konvensional terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI guna pencegahan stunting di Desa Temuroso Wilayah Puskesmas Guntur I Kabupaten Demak. Saran bagi responden untuk dapat meningkatkan pengetahuan.
Kata kunci: pengetahuan, pencegahan stunting, video konvensional video stop motion
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
