PERSEPSI PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA SISTEM KAPITASI (Studi pada Puskesmas Pati I dan Puskesmas Pati II di Kabupaten Pati)
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang : pada era JKN menggunakan metode pembayaran kapitasi. Metode kapitasi mempunyai banyak tantangan yang harus dihadapi dimana masyarakat masih ragu terhadap kualitas pelayanan yang didapatkan bila berobat menggunakan JKN.
Tujuan : Untuk mengetahui persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan pada sistem kapitasi pada Puskesmas Pati I dan Puskesmas Pati II di Kabupaten Pati.
Metode : Penelitian ini dilakukan di puskesmas dengan responden sebayak 200. Dengan metode deskriptif observasional dengan pendekatan secara cross sectional. Menggunakan skala likert 1-5. Menggunakan 4 indikator yaitu kualitas obat, jumlah obat, ketersediaan obat dan pembayaran obat.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden mayoritas adalah perempuan (86,5%) dengan usia 18-32 tahun (45%), pendidikan SMA/Sederajat (53,5%), pekerjaan lain lain (45%), penghasilan 1-2 juta (42,5%), dengan status kepesertaan PBI (55%). Persepsi pasien BPJS terhadap kualitas pelayanan untuk indikator kualitas obat pada kategori tinggi sebesar (87,5%), indikator jumlah obat pada kategori sedang sebesar (74%), indikator ketersediaan obat pada kategori tinggi sebesar (82%), indikator pembayaran obat pada kategori tinggi (51,5%).
Kesimpulan : Pada penelitian ini persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan nilainya adalah baik pada indikator kualitas obat, ketersediaan obat, pembayaran obat. Sedangkan, pada indikator jumlah obat nilainya adalah sedang.
Saran : Pada indikator jumlah obat diharapkan perlu diadakan wawancara kepada apoteker untuk mengetahui kesesuaian jumlah obat yang diterima pasien dengan jumlah obat yang diresepkan.
Kata kunci : kualitas pelayanan pada sistem kapitasi, persepsi, pasien.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
