DWI RAHAYU, LENI (2023) GAMBARAN PERSEPSI TENTANG VAKSINASI COVID-19 PADA PASIEN DI PUSKESMAS RANDUBLATUNG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30901900097_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30901900097_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30901900097_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30901900097_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (83kB)

Abstract

Latar Belakang : Persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 adalah suatu proses
informasi yang diterima melalui panca indera, diproses, dan kemudian diinterpretasikan
sehingga tercermin dalam tingkah lakunya ketika menanggapi informasi mengenai vaksin
COVID-19. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali isu-isu yang mempengaruhi tentang
informasi mengenai vaksinasi COVID-19 seperti faktor kehalalan dan keamanan dari
vaksinas COVID-19.
Tujuan : Menganalisis persepsi masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 di Puskesmas
Randublatung
Metode : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan
metode survey, dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang yang ada di Wilayah Kerja
Puskesmas Randublatung. Instrumen yang digunakan berisi 24 pernyataan dan teknik
pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar responden berjenis kelamin
perempuan sebanyak 65 responden(63,7%) dan laki-laki sebanyak 37 responden(36,3%).
persepsi kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, dan isyarat untuk bertindak sebagian
besar masyarakat dalam penelitian ini memiliki persepsi positif, dan umur paling tinggi
adalah anak dewasa awal dengan umur 26-30 tahun sejumlah 36 responden(35,3%)
sedangkan umur terendah yaitu lansia akhir dengan umur 56-65 tahun sebanyak 0
responden(0,0%). Tingkat pendidikan terakhir paling tinggi ialah tamat SMA sebanyak
50 responden(49,0%) dan yang terendah yaitu tama S1 sebanyak 11 orang(10,8%). Jenis
pekerjaan paling tertinggi yaitu sebagai wiraswasta sebanyak 38 responden(37,3%) dan
yang terendah yaitu PNS sebanyak 5 responden(4,9%). Status perkawinan tertinggi yaitu
menikah sebanyak 73 responden(71,6%) dan terendah yaitu belum menikah 29
responden(28,4%). Persepsi kerentanan pada kategori positif 92 orang(90,2%) dan
negative 10 orang(9,8%),persepsi keseriusan pada kategori positif 91 responden(89,2%)
dan negative 11 responden(10,8%). Persepsi manfaat pada kategori positif 88
responden(76,5%) dan negative 14 responden(23,5%) dan persepsi hambatan dengan
kategorik positif 78 responden(76,5%) dan negative 24 responden(23,5%) dan persepsi
isyarat untuk bertindak dengan kategori positif 97 responden(95,1%) dan ngatif 5
responden(4,9%).
Simpulan : Dari hasil penelitian yang didapatkan sebagian besar masyarakat memiliki
hasil persepsi kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, dan isyarat untuk bertindak
memiliki persepsi positif, karena pada dasarnya informasi medis, pengetahuan atau
keyakinan masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 baik.

Kata kunci
: COVID-19, Persepsi, Masyarakat
Daftar Pustaka
:
38 (2015-2022)

Dosen Pembimbing: Aspihan, Mochamad and Luthfa, Iskim | nidn0630118701, nidn0620068402
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 27 Jul 2023 06:39
Last Modified: 27 Jul 2023 06:39
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/29961

Actions (login required)

View Item View Item