library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

IMPLEMENTASI PENANGANAN TANAH ABSENTEE (GUNTAI) DI KABUPATEN BREBES

Detail Tugas Akhir

IMPLEMENTASI PENANGANAN TANAH ABSENTEE (GUNTAI) DI KABUPATEN BREBES

Hannan, Izharudin (2023) IMPLEMENTASI PENANGANAN TANAH ABSENTEE (GUNTAI) DI KABUPATEN BREBES. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (208kB)
PDF
Text
30301800202_fullpdf.pdf

Abstract

Berdasarkan pasal 9 UUPA, ditegaskan bahwa absentee sangatlah dilarang untuk dijalankan oleh UUPA. Keberadaan ketentuan larangan mengenai absentee tersebut memicu timbulnya masalah didalam masyarakat. Atas dasar uaraian tersebut, Penulis terdorong ingin melaksanakan penelitian dengan judul “Implementasi Penanganan Tanah Absentee (Guntai) di Kabupaten Brebes”. Dengan rumusan masalah bagaimanakah pengaturan tanah absentee dalam hukum positif dan bagaimana implementasi penanganan tanah absentee di Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari tentang peraturan tanah absentee (guntai) dalam peraturan positif di Indonesia dan untuk mengetahui implementasi penanganan tanah absentee di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Perundang-undangan (Statude Approach) yaitu metode pemeriksaan dasar hukum dan dokumen normatif, buku teks dan sumber resmi yang berkaitan dengan penelitian. Pendekatan ini dilakukan dengan menelaah peraturan perundang-undangan terkait dengan penelitian. Dengan hasil penelitian, pengaturan tanah absentee dalam Hukum Positif terdapat pada Pasal 10 ayat (1) UUPA ialah dasar dari pelarangan pemilikan tanah pertanian secara guntai/absentee di Indonesia. Tata cara pelaksanaan yang dimaksud pada pasal ini diatur dalam PP Nomor. 41 Tahun 1964 Tentang “Pelaksanaan Pembagian Tanah dan Pemberian Ganti Kerugian”. Pada hakekatnya pelarangan pemilikan tanah guntai ini diberlakukan jika objek tanah berupa tanah pertanian. Kepemilikan tanah pertanian dikelompokan menjadi tanah guntai/absentee jika tanahnya berada di luar kecamatan domilisi pemilik tanah. Implementasi penanganan tanah Absentee di Kabupaten Brebes, Selain kelebihan tanah yang dijadikan sebajai objek land reform, pemerintah bertindak melakukan pengambilalihan tanah absantee yakni tanah yang pemilik tanahnya bertempat tinggal tidak sama dengan kecamatan lokasi tanah tersebut berada, dikarenakan tidak sejalan dengan Pasal 10 UUPA. Kata Kunci: absentee,implementasi, tanah.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 02 Jun 2023 07:00
Last Modified 02 Jun 2023 07:00
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/28824

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints