ANALISIS RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN SISWA PADA MODEL HYBRID LEARNING
Berkas Tugas Akhir
Pendidikan Matematika_34201800024_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi
matematis terhadap kemampuan penalaran siswa dalam materi bangun datar pada
model hybrid learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
menggunakan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini yaitu analisis
kemampuan penalaran pada materi bangun datar kelas IV. Penelitian ini melibatkan
16 siswa kelas IV SDN Kuangsan Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang.
Pengumpulan data diambil secara tatap muka dengan menggunakan hasil
tes tertulis kemampuan penalaran. Tes kemampuan penalaran terdiri dari 3 (tiga)
soal uraian materi bangun datar. Dari hasil tes tersebut dilakukan pengambilan
sempel berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Setelah mendapatkan sempel
dilakukan wawancara untuk mengetahui resiliensi siswa dalam mengerjakan soal
kemampuan penalaran.
Hasil penelitian yang dilakukan menujukkan bahwa: 1) Siswa dengan
kemampuan penalaran baik memiliki resiliensi yang baik pula yaitu dengan
memenuhi 7 (tujuh) indikator ciri orang resilien. 2) Siswa dengan kemampuan
penalaran cukup memiliki resiliensi matematis yang cukup pula yaitu dengan
memenuhi 4 (empat) indikator ciri orang resilien. 3) Siswa dengan kemampuan
penalaran kurang memiliki resiliensi yang kurang pula yaitu hanya memenuhi 2
(dua) indikator ciri orang resilien.
Kata Kunci : Hybrid Learning, Kemampuan Penalaran, Resiliensi Matematis
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
