TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIISMP NEGERI JAKEN
Berkas Tugas Akhir
Pendidikan Bahasa _ Sastra Indonesia_34101500194_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kata kunci: tindak tutur direktif dan interaksi belajar mengajar
Tindak tutur direktif merupakan aspek penting yang digunakan dalam
interaksi belajar-mengajar. perlu diperhatikan penggunaan tindak tutur direktif
yang dituturkan guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
jenis - jenis tindak tutur direktifdalam interaksi belajar mengajar mata pelajaran
Bahasa dan Sastra Indonesia kelas vii di SMP Negeri Jaken. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu metode simak dengan teknik
rekam, teknik simak bebas libat cakap (langsung), dan teknik catat. Analisis data
menggunakan teknik padan pragmatik. Penentuan jenis dan fungsi tindak tutur
direktif dalam interaksi belajar mengajar mata pelajaran Bahasa dan Sastra
Indonesia didasarkan pada indikator jenis dan fungsi tindak tutur direktif.
Hasil penelitian ini terkait dengan tindak tutur direktif yang dilihat
dariaspek bentuk dan fungsi. Dalam ditemukan 6 bentuk tindak tutur direktif,
yaitu perintah, pertanyaan, permintaan, ajakan, nasihat, pemberian izin, dan
larangan. Fungsi tindak tutur direktif perintah memiliki fungsi 1). meminta, 2).
meminta dan menuntut, 3). mensyaratkan, 4). bertanya, 5). melarang, 6).
menasehati, 7). menghendaki, 8). menginstruksikan, 9). mengarahkan, 10).
mengajak dan berdo’a, 11). membolehkan, 12). menyarankan, 13). mendo’, 14).
memperbolehkan
dan
menyarakan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
