library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM PENETAPAN HARGA BIDANG TANAH DALAM TRANSAKSI JUAL BELI TANAH YANG DITETAPKANOLEH BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN PEMALANG

Detail Tugas Akhir

PERAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM PENETAPAN HARGA BIDANG TANAH DALAM TRANSAKSI JUAL BELI TANAH YANG DITETAPKANOLEH BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN PEMALANG

ASIP, MOHAMAD (2022) PERAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM PENETAPAN HARGA BIDANG TANAH DALAM TRANSAKSI JUAL BELI TANAH YANG DITETAPKANOLEH BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN PEMALANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
21301900131_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (209kB)

Abstract

Tesis ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penetapan harga bidang tanah dan/atau bangunan dalam transaksi jual beli tanah yang ditetapkan oleh Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pemalang. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah pertama apa saja tugas dan wewenang yang menjadi tanggungjawab Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pemalang dalam penetapan harga tanah dan bangunan? Dan kedua bagaimana peran PPAT terhadap harga bidang tanah dalam jual beli yang harus mendapatkan validasi dari Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pemalang
Jenis penelitian ini bersifat Sosiologis dengan menekankan pengetahuan hukum secara empiris dengan jalan terjun langsung ke objeknya atau penelitian hukum menggunakan data sekunder sebagai data awalnya, yang kemudian dilanjutkan dengan data primer dilapangan atau terhadap masyarakat, meneliti efektivitas suatu Peraturan dan penelitian yang ingin mencari hubungan (korelasi) antara berbagai gejala atau variabel, sebagai alat pengumpulan datanya terdiri dari studi dokumen atau bahan pustaka dan wawancara (kuisoner).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instansi-instansi yang berhubungan peralihan hak atas tanah dan/atau bangunan yaitu Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pemalang dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Pemalang telah melanggar, asas kebebasan berkontrak, asas personalitas dan asas nemo plus yuris. Instansi-instansi tersebut telah melanggar asas karena menetapkan harga tanah dan/atau bangunan yang akanmenjadi obyek transaksi antara penjual dan pembeli, padahal mereka bukan pihak yang menjadi subyek transaksi. PPAT selaku pihak yang membuat akta peralihan hak merasa proses validasi yang ditetapkan oleh Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pemalang terlalulama sehingga berakibat pada proses peralihan hak atas tanah dan/atau bangunan menjadi tidak singkat.

Kata kunci: Peran PPAT, Penetapan Harga, Badan Keuangan Daerah.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints