ANALISA POTENSI LIKUIFAKSI PADA PASIR MENGGUNAKAN ALAT KORINOFACTION 2.0 (Studi Kasus pada Pasir Pantai Parangkusumo Yogyakarta
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Gempa bumi (gempa tektonik) disebabkan karena pergerakan lempeng bumi dan letusan gunung berapi disebut dengan gempa vulkanik. Pada kondisi tanah tertentu gempa bumi juga mengakibatkan terjadinya likuifaksi, yaitu suatu peristiwa dimana tanah kehilangan daya dukung. Hal tersebut terjadi pada kondisi tanah jenuh yang mengalami peningkatan tegangan air pori akibat bekerjanya beban siklik yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa potensi likuifaksi dengan menggunakan alat Korinofaction.
Metode penelitian menggunakan alat Korinofaction dengan prinsip menimbulkan getaran gaya lateral seperti gempa bumi yang bersumber dari putaran dinamo servo DC kemudian diatur kecepatannya melalui dimmer digital serta di sinkronisasi dengan alat pengukur kecepatan digital tachometer Penelitian ini menggunakan sampel tanah yaitu tanah pasir yang diambil dari Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta.
Hasil yang diperoleh dari pengujian sampel mengalami likuifaksi, persentase kandungan air pada sampel adalah 3,91%, luasan area terjadinya likuifaksi sebesar 7.730 cm2, serta kedalaman area likuifaksi pada pasir pada 4 titik dengan rata-rata sebesar 3,2 cm. Sampel tanah juga mengalami penurunan sebesar 6,75 cm.
Kata kunci : Air; Bencana Alam; Gempa Bumi; Likuifaksi; Tanah Air; Tegangan Air Pori
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
