library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA KAWIN PAKSA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor : 1569/Pdt.G/2018/PA.Smg)

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA KAWIN PAKSA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor : 1569/Pdt.G/2018/PA.Smg)

Putri, Nahdhiya Himami (2022) TINJAUAN YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA KAWIN PAKSA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor : 1569/Pdt.G/2018/PA.Smg). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
30301800461_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (315kB)

Abstract

Perkawinan merupakan suatu hal yang sangat akrab bagi masyarakat, dan menjadi hal sakral. Namun permasalah permasalahan mengenai perkawinan atau pernikahan masih kerap terjadi, seperti : perceraian, pembatalan perkawinan, pembagian harta gono-gini, poligami dan lain sebagainya. Mengenai pembatalan perkawinan, dalam Pasal 71 Kompilasi Hukum Islam menyebutkan salah satu alasan untuk dapat mengajukan pembatalan perkawinan adalah karena adanya paksaan saat melakukan perkawinan. Di Pengadilan Agama Semarang terdapat perkara pembatalan perkawinan karena kawin paksa, hal ini dapat diketahui dalam Putusan Pengadilan Agama Semarang Perkara Nomor : 1569/Pdt.G/2018/PA.Smg.
Metode penelitian menggunakan metode yuridis sosiologis, untuk pendekatan pokok permasalahan digunakan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Data penilitian ini menggunakan sumber data primer, sekunder dan tersier. Data primer diperoleh dengan wawancara dan bahan hukum lainnya, data sekunder diambil dari membaca dan literatur bahan-bahan kepustakaan yang setelah itu di analisis dengan menggunakan analisis kualitatif, sedangkan data tersier diambil dari website, e-book, dan bahan pustaka lainnya.
Dalam putusan tersebut Hakim Pengadilan Agama Semarang tidak mengabulkan permohonan pemohon untuk membatalkan perkawinannya. Karena berdasarkan Pasal 27 Undang-undang perkawinan majelis Hakim berpendapat bahwa perkawinan antara Penggugat dan Tergugat bukanlah perkawinan yang dilangsungkan dibawah ancaman yang melanggar hukum, tetapi hanya perkawinan yang dilakukan tanpa dasar cinta, karena menuruti keinginan orang tua. Serta Penggugat tidak mempunyai alasan yang tepat untuk mengajukan pembatalan perkawinan, seharusnya Penggugat mengajukan Perceraian bukan Pembatalan Perkawinan karena didalam pernikahan antara Penggugat dan Tergugat saling tidak bisa menafkahi secara batin dan tidak adanya rasa saling mencintai diantara keduanya.

Kata kunci : Pembatalan Perkawinan, Kawin Paksa

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 06 Jan 2023 06:29
Last Modified 06 Jan 2023 06:29
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/25869

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints