PENGARUH EKSTRAK EUCHEUMA COTTONII TERHADAP KADAR INTERLEUKIN 1 DAN EKSPRESI CASPASE 3 PADA SEL HEPATOSIT TIKUS YANG DIINDUKSI BORAKS
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar belakang : Boraks banyak dijadikan bahan tambahan pada makanan. Boraks menyebabkan stres oksidatif pada sel hepatosit. Kondisi ini menyebabkan aktivasi sitokin proinflamasi yang ditandai peningkatan interleukin 1 dan aktivasi signal apoptosis yang ditandai peningkatan ekspresi caspase 3. Ekstrak Eucheuma cottonii berperan sebagai antioksidan yang mampu menghambat stres oksidatif pada sel hepatosit.
Metode : Penelitian eksperimental dengan design post test control group. 20 tikus wistar dibagi 4 kelompok. K1 tanpa perlakuan, pada K2 diberikan Na CMC 0,5 % per oral per hari selama 17 hari dan pada hari ke 4 selang 1 jam diberikan boraks 40 mg/kgBB per oral per hari selama 14 hari. P1 dan P2 diberikan ekstrak Eucheuma cottonii 600 mg/kgBB dan 1200 mg/kgBB dalam Na CMC 0,5 % per oral per hari selama 17 hari dan pada hari ke 4 selang 1 jam diberikan boraks 40 mg/kgBB per oral per hari selama 14 hari.
Hasil : Analisa konsentrasi interleukin 1 dan ekspresi caspase 3 menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil uji beda kadar interleukin 1 dan ekspresi caspase 3 menunjukkan hasil bermakna (p<0,05), selanjutnya di uji beda antar kelompok dengan Mann Whitney.
Kesimpulan : Pemberian ekstrak Eucheuma cottonii berpengaruh terhadap kadar interleukin 1 dan ekspresi caspase 3 pada sel hepatosit.
Kata kunci : boraks, sel hepatosit, interleukin 1, caspase 3, Eucheuma cottonii.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
