library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN SECRETOME MESENCHYMAL STEM CELL HIPOKSIA TERHADAP EKSPRESI CD38, p16, p21 DAN SIRT1 DI JARINGAN OTAK (Studi In Vivo Pada Tikus Galur Wistar Model DM Tipe 1)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN SECRETOME MESENCHYMAL STEM CELL HIPOKSIA TERHADAP EKSPRESI CD38, p16, p21 DAN SIRT1 DI JARINGAN OTAK (Studi In Vivo Pada Tikus Galur Wistar Model DM Tipe 1)

Wilaksono, Bhirau (2022) PENGARUH PEMBERIAN SECRETOME MESENCHYMAL STEM CELL HIPOKSIA TERHADAP EKSPRESI CD38, p16, p21 DAN SIRT1 DI JARINGAN OTAK (Studi In Vivo Pada Tikus Galur Wistar Model DM Tipe 1). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
MBK2016010194_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (90kB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes adalah penyakit metabolik kompleks yang menyebabkan gangguan neurodegeneratif ditandai dengan meningkatnya senescence sel di otak serta keterlibatan CD38 sebagai pendegradasi NAD+. Secretome Mesenchymal Stem Cell Hipoksia (S-HMSCs) mengandung soluble molecule seperti sitokin anti-inflamasi yang dapat menekan faktor inflamasi akibat sekresi senescence sel. Namun, peran S-HMSCs terhadap kondisi neuro-degeneratif hingga saat ini belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian S-HMSCs dalam bentuk injeksi terhadap ekspresi CD38, p16, p21, dan SIRT1 pada otak tikus model DM tipe 1 yang diinduksi STZ.

Metode: Penelitian eksperimental post test control group. Kelompok kontrol, sham, perlakuan S-HMSCs 500 µl (P1) dan S-HMSCs 1000 µl (P2). Injeksi S-HMSCs dilakukan pada hari 0, 7, 14, dan 21. Ekspresi CD38 dianalisis dengan IHC dan ekspresi p16, p21, serta SIRT1 menggunakan qRT-PCR. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan R Studio.

Hasil: Ekspresi CD38 mengalami penurunan bermakna pada perlakuan P1 rerata 12,7  2,65 dan 8,4  1,01 pada P2 dibanding kontrol 19,07  2,7. Rasio ekspresi mRNA p16 mengalami penurunan pada P1 rerata 0,25  0,38 dan 0,31  0,38 pada P2 dibanding kontrol 1  0,01. Rasio ekspresi mRNA p21 mengalami penurunan rerata 0.32  0,04 pada P1 dan 0.05  0,03 pada dosis pada P2 dibanding kontrol 1  0,01. Rasio ekspresi mRNA SIRT1 mengalami peningkatan rerata 2.48  0,67 pada P1 dibanding kontrol dengan rerata 1  0,01.

Kesimpulan: Pemberian S-HMSCs berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan jumlah senescence sel dan CD38 di otak.

Kata Kunci: CD38, p16, p21, secretome, neurodegeneratif

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints