Sadikin, Ahmad Ali (2014) STUDI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN MANGROVE (Studi Kasus: Kawasan Hutan Mangrove Kelurahan Tugurejo Kota Semarang). Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (169kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (140kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

| Preview Download (167kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

| Preview Download (145kB)

Abstract

Partisipasi warga menurut adalah “proses ketika warga, sebagai
individu maupun kelompok sosial dan organisasi, mengambil peran
serta ikut mempengaruhi proses perencanaan, pelaksanaan dan
pemantauan kebijakan-kebijakan yang langsung mempengaruhi kehidupan
mereka”. Keterlibatan aktif atau partisipasi masyarakat dapat
berarti keterlibatan dalam proses penentuan arah, strategi dan
kebijaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Berdasarkan
beberapa definisi menurut para ahli tersebut di atas, bisa di tarik
kesimpulan bahwa partisipasi merupakan pengambilan bagian atau
keterlibatan anggota masyarakat dengan cara memberikan dukungan
(tenaga, pikiran maupun materi) dan tanggung jawabnya terhadap
setiap keputusan yang telah diambil demi tercapainya tujuan yang
telah ditentukan bersama
Sebagai salah satu ekosistem pesisir, hutan mangrove merupakan
ekosistem yang unik dan rawan. Ekosistem ini mempunyai fungsi
ekologis dan ekonomis. Fungsi ekologis hutan mangrove antara lain :
pelindung garis pantai, mencegah intrusi air laut, habitat (tempat
tinggal), tempat mencari makan (feeding ground), tempat asuhan dan
pembesaran (nursery ground), tempat pemijahan (spawning ground) bagi
aneka biotaperairan, serta sebagai pengatur iklim mikro.
Hutan mangrove yang secara alami tumbuh dengan baik di
sepanjang pantai utara Jawa sudah hampir tidak ditemui. Hutan alami
dalam skala kecil hanya dapat ditemui di kawasan konservasi.
Kecamatan Tugu memiliki kawasan mangrove yang mengalami degradasi
baik oleh pertambakan, maupun adanya erosi pantai. Luas mangrove di
wilayah pesisir Kecamatan Tugu sekitar 42,20 hektar (Dinas Kelautan
Kota Semarang, 2010). Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 7 Tahun
2010 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau menyebutkan bahwa luas RTH
kawasan pantai berhutan bakau wilayah Kecamatan Tugu sebesar 225
hektar.
Kata Kunci : Partisipasi, Masyarakat, pengelolaan, Mangrove

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 18 Jan 2016 02:47
Last Modified: 18 Jan 2016 02:47
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2507

Actions (login required)

View Item View Item