library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN TALOK (Muntingia calabura) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Parasetamol

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN TALOK (Muntingia calabura) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Parasetamol

Nurlita, Harlina (2014) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN TALOK (Muntingia calabura) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Parasetamol. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (107kB)
PDF
Text
daftar isi_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
abstrak_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Peningkatan kadar SGOT dan SGPT dalam darah merupakan indikator kerusakan hepar, disebabkan pemakaian parasetamol dosis toksik. Daun talok (Muntingia calabura) mengandung antioksidan (flavonoid) bekerja mengurangi peroksidasi lipid sehingga sebagai hepatoprotektor. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak daun talok terhadap kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi parasetamol dosis toksik.
Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control groups design, sampel 24 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dikelompokkan secara random menjadi 4 kelompok. Kelompok I kontrol negatif (pakan dan minum standar), Kelompok II (ekstrak daun talok 50 mg/200 grBB). Kelompok III (ekstrak daun talok 100 mg/200 grBB). Kelompok IV (ekstrak daun talok 200 mg/200 grBB). Pemberian per oral satu kali sehari selama 14 hari. Hari ke-15 diberikan parasetamol dosis tunggal 180 mg per oral, setelah 4 jam kemudian dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan SGOT, SGPT. Analisa Oneway anova dilanjutkan Post Hoc Lsd.
Rerata kadar SGPT (IU/L) kelompok I,II,III dan IV adalah 62.44, 48.91, 56.45 dan 55.12. Hasil uji Oneway anova p=0.000(p<0.05) menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok. Hasil Post Hoc menunjukan perbedaan bermakna antara kelompok I dengan II, III dan IV, kelompok II dengan III dan IV, sedangkan kelompok III dengan IV tidak menunjukkan adanya perbedaan (p>0.05). Rerata kadar SGOT (IU/L) kelompok I, II, III dan IV adalah 176.25, 160.40, 173.27 dan 161.04. Hasil uji Oneway anova p=0.439(p>0.05), tidak terdapat perbedaan antar kelompok.
Kesimpulan ekstrak daun talok berpengaruh terhadap kadar SGPT tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar SGOT.

Kata kunci : Ekstrak daun talok, Kadar SGPT dan SGOT, Parasetamol.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 15 Jan 2016 04:41
Last Modified 15 Jan 2016 04:41
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2477

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints