library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEKUATAN MENGIKATNYA PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang)

Detail Tugas Akhir

KEKUATAN MENGIKATNYA PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang)

Prabowo, Ardita Bayu Krisna Mukti (2021) KEKUATAN MENGIKATNYA PEMBUKTIAN AKTA DI BAWAH TANGAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
30301800067_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)

Abstract

Penelitian ini, berjudul Kekuatan Mengikatnya Pembuktian Akta Di Bawah Tangan Dalam Pemeriksaan Perkara Perdata (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Semarang), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan prosedur pembuatan akta di bawah tangan serta untuk mengetahui kekuatan akta di bawah tangan sebagai alat bukti di pengadilan dalam pemeriksaan perkara perdata.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data diperoleh dari beberapa tahapan yaitu melalui penelitian lapangan (wawancara) dan penelitian pustaka. analisis data dengan cara sistematis melipui reduksi data, penyajian Data serta penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa proses dan Prosedur pembuatan Akta di Bawah Tangan yaitu prosesnya dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, ditandatangani oleh para pihak yang membuatnya, mengenai keterangan yang tercantum dalam akta di bawah tangan berisi persetujuan tentang perbuatan hukum (rechts handeling) atau hubungan hukum (rechts betterkking) sedangkan prosedurnya harus sesuai dengan ketentuan Hukum Perdata, sesuai dengan pasal pasal yang berlaku seperti pasal 1320, 1321, 1329 sampai dengan1337 KUH Perdata sedangkan kekuatan Akta di Bawah Tangan sebagai alat bukti di Pengadilan dalam pemeriksaan perkara perdata yaitu alat bukti surat berupa akta di bawah tangan yang mempunyai nilai pembuktian yang sempurna dan dinyatakan sah karena dalam akta dibawah tangan yang berbentuk kuitansi tersebut juga terdapat materai serta tanda tangan oleh pihak terkait, hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 1875 KUH Perdata yang berbunyi “Suatu tulisan di bawah tangan yang diakui kebenarannya oleh orang yang dihadapkan kepadanya atau secara hukum dianggap telah dibenarkan olehnya, menimbulkan bukti lengkap seperti suatu akta otentik bagi orang-orang yang menandatanganinya, ahli warisnya serta orang-orang yang mendapat hak dari mereka ketentuan Pasal 1871 berlaku terhadap tulisan itu”..

Kata Kunci : Akta di Bawah Tangan, Pembuktian, Pemeriksaan, Perdata

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 13 Jul 2022 04:26
Last Modified 13 Jul 2022 04:26
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/24515

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints