PENILAIAN PENGUNJUNG TERHADAP KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA EKOWISATA MARON MANGROVE EDUPARK (Lokasi Studi: Kelurahan Tugurejo, Kota Semarang)
Berkas Tugas Akhir
31201400584_fulltextpdf.pdf
Restricted to Registered users only
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kota Semarang merupakan ibu kota dari Provinsi Jawa Tengah yang ditinjau dari unsur geografisnya terbagi menjadi dua bagian yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Utamanya yang menjadi fokus penelitian ini berada di dataran rendah yaitu Kecamatan Tugu, kecamatan yang terdiri atas 7 kelurahan dimana salah satu kelurahannya adalah Kelurahan Tugurejo. Kelurahan tersebut memiliki produk wisata unggulan yaitu pantai dan tumbuhan mangrove yang saat ini lebih dikenal sebagai Ekowisata Maron Mangrove EduPark (MMEP). Secara keseluruhan Maroon Mangrove EduPark (MMEP) memiliki karakteristik yang menarik dengan kondisi alamnya yang masih bersih karena jauh dari pusat kota, namun aksesibilitas untuk mengunjungi objek wisata sangat terbatas, atraksi wisata yang ditawarkan juga kurang variatif. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penilaian pengunjung terhadap ketersediaan sarana dan prasarana ekowisata. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kondisi sarana dan prasarana yang telah disesuaikan dengan standar kebutuhan fasilitas wisata menghasilkan beberapa aspek pariwisata yang ada di dalamnya belum mencukupi kebutuhan wisatawan sehingga masih perlu untuk ditingkatkan.
Kata Kunci : Ketersediaan Sarana dan Prasarana, Ekowisata Maron Mangrove EduPark
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
