HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN KECENDERUNGAN SELF-INJURY PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan kecenderungan self-injury pada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2018 Universitas Islam Sultan Agung Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 251 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yakni skala regulasi emosi yang terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,922 dan self-injury yang terdiri dari 27 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,950. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara regulasi emosi dengan kecenderungan self-injury. Dimana semakin tinggi regulasi emosi maka akan semakin rendah kecenderungan self-injury pada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang dengan taraf korelasi yaitu sebesar -0,300 dengan signifikan 0,000 (p<0,01).
Kata Kunci: regulasi emosi, self-injury
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
