Gufron, Akbar Muntoha (2021) ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS XI BERDASARKAN TEORI BELAJAR SIBERNETIK PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
![]() |
Text
34201700006_fullpdf.pdf |
Abstract
Kata Kunci: Kemampuan Numerasi, Teori Belajar Sibernetik, BerpikirAlgorithmic, Berpikir Heuristic
Numerasi adalah salah satu kemampuan siswa selain literasi yangdigalakkan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan RI sebagai bagian dari
program assemen nasional sebagai bukti pelaksanaan dari Permendikbud No 23Tahun 2015. Numerasi merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki oleh setiap
individu berbentuk ketrampilan dan kecakapan dalam mengaplikasikan ide atau
gagasan matematika yang dapat digunakan untuk mendapatkan soluspermasalahan kehidupan sehari-hari secara mudah dan tepat. Teori belajasibernetik bisa menafsirkan sistem koginitif atau pemrosesan informasi individusehingga dapat menginterpretasikan kemampuan numerasi yang dimiliki oleh
siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasisiswa MA Al-Irsyad Gajah Demak menggunakan materi sistem persamaan lineadua variabel berdasarkan teori belajar sibernetik yaitu berpikir algorithmic dan
heuristic.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian inidilaksanakan di kelas XI – MIA 1 semester genap tahun ajaran 2020/2021. Subjekpenelitian ditentukan dari pengklasifikasian proses berpikir dari hasil tes numerasiInstrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrument tes kemampuan
numerasi. Pedoman pengklasifikasian proses berpikir pada teori belajar sibernetik
digunakan untuk mengetahui proses berpikir siswa yang dikelompokkan menjadi
2, antara lain: proses berpikir algorithmic, dan proses berpikir heuristic. Subjekdiambil dari hasil tes kemampuan numerasi sebanyak 2 siswa dari masing-masing
kategori. Instrument pedoman wawancara digunakan untuk memperoleh data
mengenai kemampuan numerasi agar data lebih jelas.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan numerasi siswayang berpikir algorithmic adalah mampu menggunakan berbagai macam angkaatau simbol yang terkait dengan matematika dasar dalam menyelesaikan masalah
kehidupan sehari-hari dengan jawaban akhir benar dan menganalisis informasiyang ditampilkan dalam berbagai bentuk (tabel, diagram, teks) serta mampumenafsirkan seluruh hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambikeputusan dengan tepat, (2) kemampuan numerasi siswa yang berpikir heuristicyakni mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang terkaitdengan matematika dasar dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari
dengan jawaban akhir benar serta cukup mampu menganalisis sebagianinformasi yang ditampilkan pada tabel, diagram dan teks serta pada tahap
menginterpretasi cukup baik untuk mengambil keputusan namun belumsempurna.
Dosen Pembimbing: | Aminudin, Mohamad and Basir, Mochamad Abdul | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 28 Jun 2022 07:19 |
Last Modified: | 28 Jun 2022 07:19 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/23339 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |