HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN FIBROADENOMA MAMMAE (FAM) Studi Observasional pada Pasien Poliklinik Bedah di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode 2016-2020
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Fibro adenoma mammae (FAM) adalah tumor jinak pada payudara dengan karakteristik tumor berkonsistensi solid, berbentuk bulat dan berasa nyeri saat menstruasi. Faktor hormonal menjadi salah satu faktor risiko dari penyakit ini dan penggunaan kontrasepsi hormonal di Indonesia yang termasuk tinggi diduga dapat berisiko pada FAM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dan keeratan hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian FAM di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Studi cross sectional ini dilakukan pada 78 wanita pengguna kontrasepsi di poli bedah Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Kriteria sampel yang digunakan berusia subur, menikah, usia menarche > 12 tahun, belum menopause, tidak memiliki keluarga beriwayat kanker, dan tidak ada riwayat bedah payudara. Penggunaan kontrasepsi yang dibedakan hormonal/non hormonal dan kejadian FAM (FAM/tidak FAM) diperoleh dari catatan medis. Pembuktian hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dan kejadian FAM dianalisis dengan chi square.
Kejadian FAM pada pengguna kontrasepsi hormonal sebesar 59% sedangkan pada pengguna kontrasepsi non hormonal sebesar 30,8%. P-value yang didapatkan dari uji chi square sebesar 0,012 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi kontingensi sebesar 0,273.
Kesimpulan menyatakan terdapat hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian FAM pada tingkat kekuatan hubungan yang tergolong lemah.
Kata kunci: Kontrasepsi hormonal, fibro adenoma mammae
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
