Sholikhah, Arinah (2021) HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6 - 23 BULAN (BADUTA) DI KELURAHAN TANJUNGMAS SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (396kB)
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (158kB)
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (581kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (629kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (670kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (669kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (414kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (535kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (398kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (634kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (2MB)
Abstract
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-23 BULAN(BADUTA) DI KELURAHAN TANJUNGMAS SEMARANG.
Latar Belakang: Data yang ditunjukkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) tahun 2018 kejadian stunting diperoleh angka 30.8%. Studi pendahuluan dilakukan di Kelurahan Tanjungmas didapatkan anak yang mengalami stunting sebanyak 51 dengan kategori 26 laki-laki dan 25 perempuan. Tingginya angka kejadian stunting tersebut dipengatuhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu status gizi anak BADUTA yang berkaitan erat dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan (BADUTA) di Kelurahan Tanjungmas Semarang.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskripsi korelasi menggunakan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 51 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner untuk pemberian ASI eksklusif, pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk kejadian stunting. Analisis yang digunakan dengan uji chi square.
Hasil: Analisis univariat ditemukan anak yang mempunyai riwayat pemberian ASI eksklusif sejumlah 37 responden (72,5%) dan kejadian stunting didapatkan sejumlah 37 (72,5%) responden dengan kategori pendek dan 14 responden (27,5) kategori sangat pendek. Adapun analisis uji bivariat dengan uji chi square didapatkan nilai p value>0,732, sehinnga Ho di tolak.
Kesimpulan: Antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan (BADUTA) di Kelurahan Tanjungmas Semarang tidak terdapat hubungan yang bermakna.
Kata Kunci: Riwayat pemberian ASI eksklusif, kejadian stunting.
Daftar pustaka: 65( 2010-2019)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan |
| Date Deposited: | 12 Jan 2022 04:08 |
| Last Modified: | 12 Jan 2022 04:08 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21846 |
