library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EVALUASI PENENTUAN JARAK AMAN LIGHTNING ARESTER-TRAFO DAYA 60 MVA GARDU INDUK 150 KV SUNYARAGI CIREBON

Detail Tugas Akhir

EVALUASI PENENTUAN JARAK AMAN LIGHTNING ARESTER-TRAFO DAYA 60 MVA GARDU INDUK 150 KV SUNYARAGI CIREBON

RIZKI, FIJAR TUWUH (2021) EVALUASI PENENTUAN JARAK AMAN LIGHTNING ARESTER-TRAFO DAYA 60 MVA GARDU INDUK 150 KV SUNYARAGI CIREBON. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (418kB)
PDF
Text
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (502kB)
PDF
Text
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (636kB)
PDF
Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (429kB)
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (774kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (610kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (533kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (531kB)

Abstract

Setiap sistem tenaga listrik perlu dilindungi dari sambaran petir, Arester digunakan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada sistem tenaga listrik dalam melindungi peralatan utama gardu induk 150 kV Sunyaragi utamanya adalah Trafo Daya. Permasalahan yang timbul adalah apakah sudah sesuai standar jarak aman Arester-Trafo Daya 60 MVA. Hal ini diperlukan karena vitalnya fungsi Arester sebagai pengaman Trafo Daya. Akibat yang ditimbulkan dari jarak yang tidak sesuai antara transformator dengan Arester adalah fungsi Arester sebagai system proteksi Trafo Daya dari sambaran petir bekerja tidak optimal hal ini dapat membuat ganguan pada sistem tenaga listrik gardu induk dan fatal nya dapat membuat terbakarnya Trafo Daya akibat sambaran petir. Solusinya adalah evaluasi kembali jarak aman Arester-Trafo Daya dengan standar IEC 60099-4.
Peneliatan ini membahas tentang Evaluasi Penentuan Jarak Aman Arester Dengan Trafo Daya 60 MVA Pada Gardu Induk 150 kV Sunyaragi Cirebon. Model ditetapkan sebagai single line diagram GI 150/20 kV lengkap dengan Arester dan Trafo daya pada penyulang. Parameter yang ditentukan antara lain adalah: tegangan, arus pelepasan, sepesifikasi Arester-Trafo daya, dan jarak aman Arester-Trafo daya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak optimal Arester untuk melindungi trafo daya VI 60 MVA menurut hasil perhitungan didapatkan nilai 10.96 meter dengan jarak yang terpasang pada lapangan adalah 6 meter memiliki waktu percik 10,87µdet dengan arus pelepasaan sebsar 3,94 kA dan tegangan kecuraman gelombang tertinggi tiba pada transformator sebesar 790 kV pada waktu 10 µdet, nilai ini masih dalam batas yang diizikan yaitu 20% dari TID transformator atau bedasarkan perhitungan TID 750 kV maka 20% dari batas yang diizikannya adalah 900 kV,menujukan bahwa jarak Arester yang terpasang masih mampu untuk melindungi transformator.

Kata kunci : Jarak aman Arester-Trafo Daya 60 MVA,GI 150/20 kV Suralagi

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints