HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASANGAN USIA SUBUR DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI Studi Cross Sectional di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Lor Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang Tahun 2019
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor empat di dunia. Jawa Tengah menduduki peringkat ke tiga dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. Keluarga Berencana merupakan upaya yang dilahkukan pemerintah untuk mengendalikan peningkatan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi di wilayah kerja puskesmas Bulu Lor.
Metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional digunakan pada penelitian ini. Sampel penelitian dihitung dengan rumus Slovin dan didapatkan 45 WUS yang dipilih secara consecutive sampling dan memenuhi kriteria inklusi tidak hamil, bersedia menandatangani informed consent dan tidak sedang sakit. Analisis data menggunakan uji chi square.
Hasil analisis dengan chi square diperoleh hubungan karakteristik usia dengan pemilihan metode kontrasepsi ( p = 0,035 , PR = 4,12 , Pekerjaan WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi ( p = 0.020, PR = 5.23 ) , Pendidikan WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi ( p = 0.000, PR = 18.00 ) , Paritas WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi ( p = 0.003, PR= 8.00 ) , Pengalaman WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi ( p = 0.010 , PR = 6.00 )
Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik WUS dengan pemilihan metode kontrasepsi di wilayah Puskesmas Bulu Lor Kota Semarang.
Kata kunci: Karakteristik , Pemilihan Metode Kontrasepsi.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
